Sehatkan Otak dengan Aerobik

0
11
views

Apakabarkampus.com-Memiliki tubuh yang padat dan berisi merupakan idaman setiap orang, baik pria maupun wanita. Untuk mendapatkan tubuh seperti yang kita inginkan, ternyata tidak perlu membuang duit yang banyak. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan fitness dan mengikuti program yang diterapkan oleh fitness center tersebut.

Tidak mengherankan jika akhir-akhir ini, banyak yang membuka fitness center di Makassar. Hal ini untuk menjawab kebutuhan para pelanggan, yang bukan hanya dari kalangan menengah keatas tetapi sudah menyentuh masyarakat umum.

Melakukan kegiatan berolahraga dengan konsep yang bisa santai dan juga menyenangkan merupakan sebuah gerakan olahraga yang pastinya akan sangat dibutuhkan dan disukai oleh orang-orang.

Hal tersebut juga terjadi dengan orang-orang yang melakukan gerakan dan olahraga aerobik yang pastinya akan sangat santai dan menyenangkan untuk melakukan olahraga tersebut, dan dapat keuntungan lainnya juga yaitu bisa memiliki tubuh yang sehat dan juga lebih ideal lagi nantinya. Jadi untuk Anda yang memang memiliki minat untuk melakukan aerobic juga bisa dilakukan yang sesuai dengan yang telah Anda sepakati bersama nantinya.

Low impact aerobic

Senam Aerobik, yang pertama kali dikenalkan pada Dunia pada era tahun 1960-an oleh Dr. Kenneth Cooper di Amerika.Umumnya penggemar olahraga di Amerika ini adalah kaum wanita, karena banyak gerakan aerobik adalah gabungan berbagai gerakan tarian yang disertai alunan musik hingga pada akhirnya olahraga ini menjadi sangat populer.

Federation Internationale Gymnastique (PIG) mendefinisikan “Senam aerobik adalah kemampuan untuk melakukan gerakan yang  kompleks secara kontinyu dengan intensitas tinggi mengikuti pola pergerakan aerobik musik, yang berasal dari latihan aerobik tradisional: menunjukkan gerakan terus-menerus, fleksibilitas, kekuatan dan pemanfaatan tujuh  langkah  dasar, dengan  memecahkan  unsur-unsur kesulitan gerak secara sempurna.” Dilansir dari

 http://senamaerobiksehat.blogspot.co.id

Berdasarkan cara melakukan dan musik sebagai pengiringnya, senam aerobik dapat dibagi menjadi beberapa jenis senam aerobik, antara lain High impact aerobics (jenis senam aerobik aliran / gerakan keras), Low impact aerobic (jenis senam aerobik aliran/gerakan ringan), Discorobic (jenis  senam aerobik kombinasi gerakan aerobik aliran keras dan ringan) dan Rockrobic.

Penelitian ahlipun membuktikan manfaat aerobic, dikutip dari lifestyle.sindonews.com

 “Sebagian besar penelitian hanya berfokus pada bagian tubuh dari leher ke bawah. Padahal manfaat olahraga pada otak juga perlu diteliti,” papar asisten profesor kedokteran di University of Wisconsin School of Medicine and Public Health, Ozioma Okonkwo seperti dilancir di Health.

Aerobic membantu meningkatkan kognitif otak

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Alzheimer’s Disease, Okonkwo meneliti 93 responden usia dewasa yang orangtuanya menderita penyakit atau memiliki gen Alzheimer. Hasil penelitian pun menunjukkan bahwa mereka yang rutin berolahraga setidaknya 68 menit sehari memiliki metabolisme glukosa yang lebihbaik.

Artinya, hal tersebut menandakan otak dalam keadaan sehat. Tak hanya mampu mencegah penyakit, aerobik juga bisa meningkatkan struktur dan fungsi kognisi otak. Latihan aerobik seperti berlari dan berenang dinilai menjadi gerakan yang ampuh menjaga kesehatan otak lantaran detak jantung meningkat sehingga tubuh memompa lebih banyak darah ke otak.

Nah, olahraga mengasikan ini tak hanya menyehatkan otak tapi juga kebugaran kardiorespirasi, kekuatan otot, mengurangi risiko obesitas, diabetes hingga hipertensi.

 

Penulis Irma Muhsen

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here