Kontroversi Penari Perut di Launching buku Anwar Nasution

0
31
views
Hiburan Penari Perut Di Launching Buku Bukan Ekonomi Biasa (7/8)

Prof. Dr. Anwar Nasution (lahir di SipirokTapanuli SelatanSumatera Utara5 Agustus 1942; umur 75 tahun) adalah seorang ahli ekonomi Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sebelum menjabat Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Indonesia (BPK).  pada Senin lalu (7/8) meluncurkan buku sebagai penanda ulang tahunnya yang ke-75. Judul buku yang diluncurkan di Balai Kartini, Jakarta Selatan itu adalah Anwar Nasution, Bukan Ekonom Biasa

Dilansir dari jpnn.com , banyak tokoh hadir dalam peluncuran buku tentang ekonom senior yang juga mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) itu. Di antaranya adalah Wakil Presiden M Jusuf Kalla serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Siapa sangka peluncuan bukunya kali ini menuai reaksi yang beragam dari warganet dikarenakan hiburan penari perut yang ditampilkan. Perempuan berambut panjang digerai yang menari di atas panggung itu membuat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono terbelalak.  Tubuh penari bellydance itu berputar-putar, dengan hanya memakai bra dan rok merah panjang. Seisi ruangan pun terkejut dengan tarian tersebut.

Berdasarkan info dari Tempo.co, Menteri Basuki yang datang sebagai tamu undangan berdiri tersirap, lalu tertawa kaget. Momen itu sempat diabadikan menjadi sebuah video yang kemudian diposting di sejumlah media sosial. Bahkan video itu telah tersebar ke YouTube.

Bahkan dilansir dari Tribunstyle.com – Dalam waktu 18 jam, video ini telah dilihat hampir 200 ribu kali serta dibagikan lebih dari 2800 kali. Netizen pun memberikan komentar terkejutnya.

Mdyasa Yasa: “Dibekasi patung wanita pakai kemben dirobohkan ramai2 karena alasan ngundang birahi, ini tari perut pakaian sexy yg dari mesir gak ada yg protesss, apa ini tidak munapik namanya ……he3x”

Eko Sugiyono PakDhe: “Didemo ngga ya??????”

Merasa terpojokkan beliau akhirnya memberikan klarifikasi. Disalah satu portal berita kumparan.com menuliskan “Saya terkejut ketika Tarian tersebut muncul dalam acara peluncuran buku saya, harapan saya seharusnya pemberitaan media tersebut fokus pada peluncuran isi buku 75 tahun saya dan bukan pada tari perut yang tidak saya kontrol,” kata Anwar dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan (kumparan.com), Jumat (11/8).

Anwar menegaskan bahwa tarian tersebut tidak ada dalam susunan acara yang ia ketahui maupun disepakati dengan protokoler Wakil Presiden RI.

“Acara ini tidak ada kaitannya sama sekali baik dari perencanaan, pelaksanaan, pendanaan dan penyelenggaraan dengan Bank Muamalat maupun dengan tempat saya bekerja saat ini”,” katanya.

Selain itu Anwar menyayangkan tarian perut tersebut justru menjadi ramai dibahas. Dia berharap seharusnya masyarakat lebih fokus pada apa yang ditulis di dalam bukunya.

“Seharusnya pembahasan media itu membahas isi buku tersebut tentang perjalanan hidup dan pemikiran saya, karena acara itu yang seyogyanya membahas/mengkritiki pemikiran saya dan apa yang saya lakukan selama berkarir di berbagai instansi di dalam dan luar negeri.” katanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here