Obat Antinyeri Kontraindikasi Untuk Nyeri Ulu Hati

0
240
views

Apakabarkampus.com – Maag adalah penyakit yang ditandai dengan adanya rasa tidak nyaman di ulu hati, rasa cepat kenyang, rasa mual dan kembung. Namun anggapan secara umum yaitu maag adalah rasa nyeri di ulu hati. Kebiasaan umum masyarakat  mengobati nyeri adalah dengan mengonsumsi obat anti nyeri. Obat antinyeri dapat dengan mudahnya dibeli dengan bebas di warung, apotek dan toko obat tanpa harus ke dokter terlebih dahulu. Obat antinyeri yang popular dikalangan masyarakat yaitu asam mefenamat dan ibuprofen. Obat ini dianggap sebagai obat dewa karena dalam waktu yang cepat dapat menghilangkan nyeri, sama seperti dewa yang dengan segenap kekuatannya dapat menghilangkan penderitaan manusia. Banyak yang beranggapan bahwa apapun nyerinya obatnya adalah obat anti nyeri.

Nyeri ulu hati sangat kontraindikasi dengan penggunaan obat-obatan antinyeri. Bukannya menghilangkan nyeri ulu hati, obat ini justru memiliki efek samping yaitu  merusak sel-sel lambung, menimbulkan peradangan  lebih lanjut pada lambung sehingga dapat memperparah  penyakit maag yang diderita. Jika peradangan terus berlanjut maka dapat menyebabkan luka dilambung bahkan komplikasi yang paling parah dapat menyebabkan lambung bocor.

Jika anda memiliki penyakit maag, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Dokter yang akan memutuskan kapan untuk memulai pengobatan. Namun yang terpenting adalah menerapkan pola hidup sehat baik bagi yang menderita penyakit maupun bagi orang-orang yang berpotensi untuk menderita penyakit tersebut. Pola hidup sehat seperti : makan teratur (3x sehari), kurangi makan makanan yang keterlaluan yaitu keterlaluan banyak, keterlaluan asam, kereterlaluan pedis, keterlaluan berminyak, kurangi minum-minuman berkarbonasi, perbanyak mengonsumsi buah dan sayur, hindari stress dan rajin berolahraga. Jika anda menerapkan pola hidup sehat ini, bukan hanya penyakit maag, bahkan penyakit yang menjadi momok menakutkan peluang untuk menjangkit menjadi berkurang.

Penulis: Annisa Riska Yanti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here