Ternyata, Ini yang Dilakukan Raja Tallo ke 19 di Bulukumba

0
159
views
Raja Tallo Ke 19 dengan pemangku adat Bulukumba

Makassar, Apakabakampus.com – Ayam Jantan Dari Timur atau Juku Eja merupakan julakan bagi Makasar, bahkan juku eja juga disematkan sebagai nama julukun untuk tim sepak bola kebanggaan masarakat Makasar yaitu PSM MAKASAR.

Banyak yang tidak megetahui bahwa filosofi Ayam Jantan itu sangat sakral dan suci bagi Negara di Eropa. Di dunia sendiri hanya ada dua suku bangsa yang menggunakannya Makassar dan Prancis.

Semangat Juku Eja masih tetap hidup.  Bagi DYMM Muhammad Akbar Amir Sultan Aliyah (Raja Tallo ke 19 ), selaku ketua DPP PANI (Pasukan Adat Nusantara Indonesia ) mempertahankan eksistensi adat kerajaan yang ada di sul-sel adalah penting.

Kunjungan Ketua Umum DPP PANI DYMM Muhammad Akbar Amir Sultan Aliyah (Raja Tallo ke 19 ) ke kelurahan Ekatiro kecamatan Bontotiro  Kabupaten Bulukumba dalam rangka Nitogasa kepada pemangku Hadat Bontotiro A. Rona Daeng Matasa Dan pemangku Hadat  Erelebu Samboang Andi Riung Bontotangga. Yang disaksikan Oleh ibu Lurah Dan Camat Setempat serta kordinator DPP PANI wilayah Timur H. Sofyan  Pagama karaeng rimoncong, Pangdiv  I PETA Sulsel. M. Ilham A Gani . KASTAF  Umum Mabes  PETA  Suryadi Hamid. Sekaligus dirangkaikan ziarah  ke makam Datuk Ditiro (penyebar Agama Islam di Kabupaten Bulukumba Atas perintah Raja Tallo Sultan Awalul Islam) , Minggu (10 / 9)

Nitogasa sendiri adalah daerah terima Tugas Hada yang nantinya akan melaksanakan tugas – tugas hadat dan adat. Jika dulunya perbedaan antara bangsawan dan rakyat itu jelas terlihat dan ada kesenjangan.

Menurut penuturan Muhammad Akbar Amir Sultan Aliyah pada Apakabarkampus.com , “Tugas Pasukan Adat Nusantara Indonesia PANI adalah menjaga dan menyatukan masyarakat Hadat dan Adat  baik masyarakat bangsawan maupun masyarakat biasa serta wilayahnya di seluruh Indonesia.”

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here