Semakin Membara, Penolakan Perpu Ormas Juga Datang Dari Kalangan Intelektual Muda Organda Imam Di Makassar Sul-Sel!

0
63
views

apakabarkampus.com, Makassar – Kamis (22/9/2017), LDK LDM UMI melakukan kunjungan ke organda IMAM dalam rangka merespon isu Perpu Ormas nomor 2 tahun 2017.

Abdul Manaf selaku pemateri menjelaskan bahwa perpu ormas yang dikeluarkan pemerintah, cacat prosedural dan substansial, sesuai yang tercantum dalam pasal 22 ayat 1 dan berpotensi membungkam suara kritis mahasiswa, karena penafsiran sepihak rezim.

Suasana kegiatan

Wahyu selaku anggota LDK LDM menambahkan bahwa dengan adanya perpu ormas, akan menjadikan ormas-ormas yang dianggap bertentangan dengan ideologi negara akan dibubarkan juga.

Wahyudin selaku dewan pembina organda IMAM menyampaikan pendapatnya: “Lahirnya perpu berpotensi ada muatan politis dan bisa membungkam suara mahasiswa.”

Dia menilai bahwa HTI tidak bertentangan dengan pancasila. Dan justru HTI lah yang menjaga kemurnian syariat Islam, lalu kenapa dibubarkan? “Yang kita lawan saat ini adalah kaum pemodal yang menguasai negeri ini. Alasan Menkumham telah keliru mengeluarkan perpu ormas.” Lanjutnya.

Dia juga menambahkan, penguasa dan pemodal telah bersekongkol untuk membubarkan organisasi yang dianggap mengancam posisi mereka.

Wahyudin pun mendukung perpu harus ditolak. “Upaya kriminalisasi terhadap simbol-simbol Islam seperti bendera yang bertuliskan kalimat tauhid, dianggap sebagai bendera teroris dan bendera organisasi tertentu, padahal bendera ini merupakan simbol Islam.” Tambahnya.

Diskusi berjalan dengan suasana santai, dengan respon dari para peserta yang antusias menerima materi dan mengajukan beberapa pertanyaan terkait dengan upaya perlawanan yang harus dilakukan untuk mencegah terbitnya perpu. Acara diakhiri dengan doa dan foto bersama.(*)

 

Ade Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here