Metformin dan Resveratrol- senyawa dalam anggur merah- memiliki efek anti-aging

0
222
views

Apakabarkampus.com-Resveratrol, sebuah senyawa yang terdapat di kulit buah anggur merah dan minuman anggur merah. Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of Gerontology, series A : Biological Science and Medical Science, para ilmuan menunjukkan bahwa resveratrol memelihara serabut-serabut otot selama proses penuaan dan membantu melindungi sinaps (celah diantara dua neuron/ sel saraf) dari efek negatif penuaan. Dalam penelitian ini menggunakan mencit yang berusia dua tahun yang dianggap sudah tua. Mencit ini diberikan resveratrol selama satu tahun, dan dilakukan pengamatan terhadap sinaps tertentu yang disebut neuromuscular junction. Neuromuscular junction adalah daerah pertemuan atau sinaps antara membran sel saraf dan membran otot. Didaerah inilah terjadi stimulasi dari bagian saraf ke bagian otot melewati proses yang disebut transmisi sinaptik kimiawi dengan pelepasan asetilkolin. Asetilkolin yang dilepaskan dari bagian saraf selanjutnya akan diterima oleh reseptor yang berada dibagian otot, sehingga ikatan antara asetilkolin dengan reseptornya memicu masuknya ion natrium kedalam sel-sel otot sehingga terjadi aksi potensial di otot dan hal inilah yang menginisisasi kontraksi otot. Bagian otot yang berada didaerah neuromuscular junction ini biasa disebut motor and plate. Dalam penelitian sebelumnya ditemukan bahwa diet optimal dan latihan dapat melindungi sinaps neuromuscular junction. Dalam penelitian ini, peneliti menunjukkan bahwa resveratrol- senyawa kecil, secara natural diketehui sebagai komponen kimiawi dari minuman anggur merah- dapat memiliki efek yang sama. Akan tetapi manusia tidak akan mendapatkan manfaat neuroprotektif massif yang terlihat pada mencit dengan meminum anggur karena rendahnya kandungan resveratrol. Didalam anggur, resveratrol terdapat dalam jumlah yang sedikit yang tidak akan mencukupi jumlahnya dengan cara meminum anggur untuk memperoleh manfaat seperti yang terjadi pada mencit. Metformin adalah obat yang diterima oleh FDA untuk mengobati diabetes. Metformin berfungsi meningkatkan insulin perifer dan menurunkan produksi glukosa hepar. Obat diabetes ini dapat mencegah penambahan berat badan dan memperbaiki profil lipid. Dalam penelitian ini mengisyaratkan kemungkinan metformin dapat memperlambat disfungsi motorik yang terjadi selama proses penuaan. Ini bisa menjadi kesempatan bagi para peneliti dan dokter untuk mengamati pasien-pasien yang mengonsumsi obat ini dan bertanya apakah metformin juga memiliki efek positif pada fungsi motorik dan kognitif pada manusia. Langkah selanjutnya adalah untuk mengidentifikasi mekanisme yang memungkinkan resveratrol untuk melindungi sinaps. Jika mekanismenya telah diketahui, kita dapat memodifikasi resveratrol atau molekul lain yang lebih efektif dalam memelihara sinaps.

Metformin and compound in red wine have anti-aging effect, study finds. https://knowridge.com

Guyton dan Hall : Textbook of Medical Physiology, 12th edition, Saunder Elsevier, 2011

By: Annisa Riska Yanti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here