Ini Bentuk Konsistensi Agupena Dalam Menghasilkan Karya

0
94
views

APAKABARKAMPUS.COM, MAKASSAR – Asosiasi Guru Penulis Nasional (AGUPENA) menggelar Seminar Nasional Kepenulisan Angkatan XIV, dengan mengangkat tema ‘Meningkatkan Kompetisi Kepenulisan Menuju Sulsel Gemilang’.

Berlangsung pada ahad (29/10/2017) pagi, kegiatan ini memanfaatkan aula Penerbit Erlangga sebagai lokasi kegiatan, yang bertempat di jl. Letjen Hertasning no. 50.

“Kita lakukan kegiatan ini dalam rangka 2 moment, pertama memperingati hari sumpah pemuda, yang kedua memeriahkan hari ulang tahun sulawesi selatan.” Ujar Syamsuddin Rasyid—ketua panitia pelaksana—saat memberikan sambutannya.

Kegiatan yang di mulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya ini, menghadirkan 4 pemateri yang berkompeten, di antaranya: dr. H. Naijan Lengkong, M.Pd—ketum Agupena pusat, Sapriadi Syamsuddin, S.T—kepala cabang penerbit Erlangga Makassar, dr. Suryani—perwakilan dinas pendidikan, dan perwakilan dari dinas perpustakaan dan kearsipan prov. Sulawesi Selatan.

Di antara materi yang dibawakan pada kesempatan tersebut adalah pembudayaan gemar membaca dan menulis, SOP penulisan buku, SOP karya tulis dinas perpustakaan, dan cara menulis naskah film/sinetron.

Dalam kegiatan ini, juga dirangkaikan dengan launching 8 buku, diantaranya: Deklarasi Pena “MAMA” (Magnet Menulis Ala Agupena), Rapang dan Pappasang, Jurnal Refleksi Pembelajaran, Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal, Pilihan Khotbah Setahun, Atmosfer Pendidikan Keagamaan di Kab. Gowa, Sajak Muda Penulis Muda, dan KUPATAU (Kumpulan Esai, Artikel, Makalah Kepenulisan).

Launching Buku Agupena Sulsel

Harga tiket dalam kegiatan ini, sebagian dialokasikan untuk donasi kemanusiaan melalui ACT (Aksi Cepat Tanggap).

Berbagai doorprize juga dibagikan dalam kegiatan ini, dan tak lupa setiap peserta mendapatkan lunch, snack, block note, pena, sertifikat, dan buku (khusus untuk peserta umum).

Pemberian Bingkisan Untuk Pemateri

Seperti biasanya, di setiap kegiatan yang diadakan Agupena selalu ada follow up dalam bentuk penulisan buku, maka dari itu setiap peserta diminta untuk membuat 2 halaman tulisan future mengenai pendidikan, dan nantinya akan di bukukan.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here