Stop Dismenorhea

0
567
views

Apakabarkampus.com-Girls masih ingat kapan pertama kalian menarche ? Sebelumnya, kalian sudah popular kan dengan istilah menarche? Bagi kalian yang mungkin lupa, menarche adalah periode haid pertama dalam hidup kalian girls. Ada yang dapat pertamanya di SD, SMP bahkan ada yang SMA. Banyak referensi yang mengaikatkan cepatnya menarche dengan kejadian dismenorhea. Kalau kalian mengalami nyeri perut bagian bawah yang kadang tembus ke belakang, pinggang, atau paha sesaat sebelum atau selama haid dengan gejala-gejala lain yang mungkin menyertai seperti mual, muntah, demam berarti kalian mengalami dismenorhea. Setiap wanita pasti pernah mengalami dismenorhea dalam hidupnya. Dismenorhea ini normal terjadi pada saat haid karena perubahan kadar prostaglandin akibat perubahan hormone estrogen dan progesterone selama siklus haid. Prostaglandin ini menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah dan kontraksi otot-otot rahim sehingga aliran darah ke rahim berkurang yang menyebabkan munculnya rasa nyeri. Dismenorhea menyebabkan hambatan dalam aktivitas. Ada yang harus beristirahat sebentar untuk meredakan nyeri perut, ada pula yang harus meninggalkan pekerjaan seharian penuh akibat dismenore. Oleh karena itu, untuk mencegah terhambatnya aktivitas akibat dismenore, maka yang harus dilakukan adalah mengurangi jumlah prostaglandin dan efek yang di timbulkan pada otot-otot rahim. Berikut beberapa cara yang dapat membantu :
1. Kurangi makan-makanan berlemak tinggi
Makanan berlemak merupakan bahan utama pembentukan prostaglandin. Semakin banyak mengkonsumsi lemak, semakin banyak prostaglandin yang dihasilkan. Oleh karena itu sebaiknya mengurangi makan-makanan berlemak beberapa hari sebelum haid.
2. Konsumsi vitamin E
Vitamin E telah lama dikenal sebagai antioksidan. Vitamin E merupakan suatu antioksidan yang melalui mekanisme kerjanya dalam tubuh dapat mengurangi produksi prostaglandin. Vitamin E bisa di peroleh dalam bentuk suplemen ataupun berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti : bayam, almond, kacang tanah, alpukat dan lain-lain.
3. Kurangi konsumsi kafein
Kafein merupakan zat yang banyak terdapat didalam kopi. Kafein dapat menambah parah dismenore karena bekerjasama dengan prostaglandin untuk menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah. Sebaiknya mengurangi konsumsi kopi saat kalian datang bulan. Selain kopi, minuman bersoda, cokelat, teh juga banyak mengandung kafein.
4. Olahraga
Olahraga rutin, seperti jogging dan bersepeda dapat menyebabkan memperlancar aliran darah termasuk aliran darah ke otot-otot rahim. Selain itu, olahraga juga dapat meningkatkan hormone endorphin yang berperan sebagai natural pain killer (penghilang nyeri alami).
By; Annisa Riska Yanti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here