Kota Bontang lewat Wakil Wali kota Bontang KALTIM melakukan penandatangan MOU bersama UIT Makassar….

0
176
views

Kamis (16/11), Universitas Indonesia Timur Makassar menandatangani MOU bersama Wakil Wali kota Bontang KALTIM di ruangan Ketua Yayasan UIT Jalan Abdul Kadir kota Makassar.

Agenda pertemuan dengan maksud penandatanganan MOU di mulai pada pukul 10.00 Wita dengan pembukaan dan sambutan sambutan dari Rektor UIT, Ketua Yayasan, dan Wakil Wali kota Bontang. Dalam sambutan sambutan tersebut, terdengar semuanya sama sama berharap bahwa dengan MOU ini dapat menjadi langkah pertama keharmonisan dan kemajuan bagi UIT dan juga Kota Bontang KALTIM.

“Semoga dengan penandatanganan MOU ini, kemudian menjadi angin segar bagi kita semua untuk sama sama memajukan kampus kita yang tercinta ini dan Kota Bontang sebagai kota yang dikenal dengan pelayanan jasa terbaik setiap tahunnya.” Tutur Bapak Prof. Dr. H. M Basri Wello, M.A. (Rektor UIT).

Rektor UIT saat sambutan

Setelahnya, disambung pula sambutan dari Bapak H. Haruna (Ketua Yayasan UIT) menuturkan rasa bahagianya menyambut kedatangan Wakil Walikota Bontang di ruangannya. Kemudian dalam wawancara yang dilakukan oleh awak media yang hadir H. Haruna menuturkan banyak hal tentang prestasi yang tidak dilirik oleh pihak luar melainkan yang dilirik adalah negatifnya saja.

H. Haruna saat sambutan.

“Dan sebenarnya UIT sudah sangat luarbiasa sekali, apalagi dengan diadakannya MOU bersama Kota Bontang ini, dengan niat yang tulus untuk menjadikan kota Bontang sebagai kota 100% Sarjana dan menjadi kota sehat, dan ini belum ada di Indonesia. Kita punya Rumah Sakit nomor 2 di Dunia dari sisi pelayanannya karena kita melayani tanpa harus melalui administrasi yang rumit lebih dahulu, kita langsung tolong, mau ada uang atau tidak ada uang kita langsung tolong, hanya saja hal ini tidak kita publikasikan dan biarlah nanti masyarakat sendiri yang menjelaskan itu. Anda Mahasiswa UIT punya KTM perlihatkan, gratis biaya pengobatannya. Ini kan bagus. Hanya saja kita selalu dihantam dengan isu-isu miring yang tidak akuntabel dari orang-orang yang selalu mencemburui kemajuan kampus kita sehingga UIT selalu jatuh citranya di mata masyarakat. Padahal kita ini adalah pendidik yang tergolong sangat banyak peserta didiknya di Indonesia, kita punya 8,700 peserta didik di dalamnya, sehingga pemerintah semestinya juga melihat itu dan dapat memberikan kita perhatian yang lebih.” Tutur H. Haruna MA, SE., MM. (Ketua Yayasan UIT Makassar).

Lanjut daripada itu Wakil Walikota Bontang pun menyampaikan harapannya dalam wawancaranya kepada media yang hadir.

Basri Rase saat di wawancarai para awak media.

“Saya selaku pemerintah kota Bontang KALTIM, berharap semoga kerjasama ini dapat saling membantu, membantu memajukan pembangunan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan yang memadai di kota Bontang, begitu juga dengan UIT semoga dengan ini kampus UIT dapat lebih maju lagi, karena terusterang pemerintah kota Bontang baru kali ini kami melakukan MOU kepada kampus swasta yg ada di Indonesia. Lebih dari itu apa yang kita harapkan adalah memajukan sektor Jasa, industri, Pendidikan, dan Kesehatan. Sehingga itulah kenapa kami mau melakukan MOU karena kami tidak punya sumber daya Alam yang banyak dan kami cuman punya jasa, sehingga inilah yang membuat kami untuk melakukan MOU. Apalagi kota Bontang Ini setiap tahunnya mendapatkan penghargaan dari sisi pelayanan terbaik. Jadi kita genjot dari sisi pelayanannya ini. Tutup Basri Rase (Wakil Wali kota Bontang Kaltim).

Suasana foto bersama setelah usainya penandatanganan MOU

Selanjutnya agenda pertemuan ini ditutup dengan foto bersama Wakil Wali kota Bontang beserta rombongannya. (Adji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here