Rajukan Rindu Pada Langit

0
227
views

Langit sedang merajuk pada malam
Ia tak mengijinkan senja menyapa sore itu
Pelatarannya penuh awan senduh
Mata yang memandang ikut terenyuh

Kertas-kertas puisiku bertebaran
Lihai jemari bermain kata
Takluk oleh lincah tanganku meremas kertas penuh coretan
Tak kalah pelik dengan rindu yang bertikai dengan fikiranku

Secawan rindu di tanganmu tidak ingin kuterima
Buih-buih suka dan perih diracik dengan warna biru
Suguhan rasa getir diaduk dengan sabar
Penantian terasa manis saat seteguk engkau paksakan di sudut bibirku

Rindu berkali-kali menarik benang-benang langit

 

Engkau adalah pilihan Takdir
Yang ingin kusangkal
Namun namamu menjejal tenggorokanku
Sekuat-kuatku teriak gemah terus menghadiaiku rindu dalam perih

Dan
Ia mengantarku pada kata menyerah
Sedikit kukecap rasa syukur
Mendamaikan riak-riak hatiku
Bahwasanya Tuhan belum perna mengecewakanku dalam hidup

Penulis : Irma Muhsen

Editor : Irma Muhsen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here