HME FT-UH Gelar Kuliah Umum yang Membahas Tentang Smart Grid

0
105
views

Apakabarkampus.com – HME FT-UH (Himpunan Mahasiswa Elektro Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin) menggelar kuliah umum dengan tema ‘Jaringan Cerdas Pendukung Green Energy Pada Kelistrikan Sulawesi Selatan’. Kamis (30/11) pagi.

Bekerjasama dengan PLN (Perusahaan Listrik Negara), PJCI (Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia), dan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnologi), kegiatan ini di hadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, pegawai, akademisi, dan masyarakat umum.

Suasana kegiatan

Acara yang di mulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Unhas ini, menghadirkan 4 pemateri handal, di antaranya Prof. Hamzah, Prof. Riyanatro, Ir. Eddie, dan Ir. Anis.

Prof. Dr. Ir. Hamzah Hilal—perwakilan BPPT—selaku pemateri pertama mengatakan bahwa, “sebagai infrastruktur dasar, ketersediaan listrik sudah merupakan kebutuhan masyarakat yang utama.”

Prof. Drs. Ir. Riyanarto Sarno, MSc., PhD—ketua PJCI—selaku pemateri kedua membahas mengenai Development of ICT and Smart Grid, “smart grid prinsipnya adalah jaringan listrik cerdas, cerdas nya karena ada IT yang di masukkan, sehingga dapat menghubungkan mulai dari pembangkit, sampai ke konsumen.” Tuturnya.

Ir. H. Anis Wardianto—manajer bidang niaga PLN—selaku pemateri ketiga mengatakan bahwa, tekhnologi smart grid merupakan jaringan sistem yang saling terhubung. “Tubuh manusia adalah sebuah sistem yang sangat efisien, kenapa? karna hanya dengan sepiring nasi goreng, sudah bisa ‘mendorong’ mobil dari pagi hingga sore. Jadi, dalam tubuh manusia itu ada super smart grid.” Tambahnya.

Ir. Eddie Widiono, MM., MSc.—founder PJCI—selaku pemateri terakhir membahas mengenai Jaringan Cerdas dan Energi Terbarukan. Beliau mengatakan bahwa, “potensi energi terbarukan di Indonesia cukup besar. Karakter utama dari energi terbarukan adalah adanya ‘intermittency‘ karena faktor cuaca.”

Mantan Dirut (Direktur Utama) PT. PLN ini, juga mengatakan bahwa, “energi terbarukan harus di dukung perkembangan nya, karena proyek-proyek ET akan membutuhkan jaringan yang cerdas, untuk mengatasi karakter intermitten dan variabilitasnya.” Pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul satu siang ini, di akhiri dengan penyerahan sertifikat, foto, dan makan bersama.(*)

 

Ma’arif Amiruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here