BPM dan LPM BUAT TEROBOSAN BARU di Makassar.

0
55
views

Apakabarkampus – BPM bersama LPM buat terobosan baru di kota makassar. Jumat (8/12) di aula kantor kecamatan kota Makassar Jalan Gunung Nona.

Iskandar selaku kepala bagian pemberdayaan masyarakat menjelaskan terkait agenda road show yang sedang dilaksanakannya ketika ia di temui langsung oleh wartawan apakabarkampus di aula kantor kecamatan kota makassar, Jumat (8/12).

“Kami dari bagian pemberdayaan masyarakat (BPM) bekerjasama dengan para ketua forum berinisiatif untuk melakukan roadshow ke setiap kecamatan yang ada di kota makassar,” tuturnya.

Iskandar pun melanjutkan, Ini merupakan kecamatan yang pertama dan kedepan setiap minggu kita akan mobile ke setiap kecamatan, dan minggu depan kita akan jadwalkan di kecamatan yang lain lagi. Lanjutnya.

Setelahnya, Iskandar masih menjelaskan lebih panjang lagi terkait manfaat yang akan didapatkan masyarakat.

Iskandar saat di wawancarai di aula kantor camat kota makassar.

“Tentunya ini memiliki manfaat, yang pertama sebagai ajang sosialisasi terhadap program yang kami rancang yaitu usaha pemberdayaan masyarakat di setiap kelurahan dan kecamatan yang di singkat (UPA’NA), ini merupakan usaha unit di setiap kelurahan, bagaimana menumbuh kembangkan perekonomian masyarakat dengan cara LPM sendiri lah yang mengelola usaha tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, yang kedua sebagai ajang silaturahmi kepada para ketua LPM, karena sekarang ini ada beberapa masukan ketua LPM kita jarang untuk ketemu, berbeda dengan RT, RW. Rt Rw setiap saat di undang, makanya saya mengambil inisiatif dan berkoordinasi dengan teman para ketua forum agar kita mobile, kita Roadshow setiap kecamatan yang ada di kota Makassar ini. Lanjutnya.

“Kita pun meminta agar 15 ketua forum kecamatan itu pada saat gilirannya mampu menghadirkan semua para ketua LPM di kelurahan tersebut,” pintanya.

Jadi kita bisa saling sharing apa yang dapat kita jadikan program dan apa yang menjadi skala prioritas dari usulan-usulan yang ada, baik itu pembangunan fisik maupun non fisik di kecamatan dan kelurahan itu bisa kita padukan bersama-sama dengan stakeholder yang ada.

Harapan kami adalah bagaimana ketua LPM menindaklanjuti amanah dari peraturan menteri dalam negeri (PERMENDAGRI). Dan LPM ini merupakan lembaga kemasyarakatan yang berfungsi menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam hal pembangunan yang bersifat partisipatif.

Nah bagaimana kita menumbuhkan pembangunan yang bersifat partisipatif kalau tidak memberdayakan LPMnya dulu, jadi LPMnya dululah yang harus kita berdayakan kemudian mereka harus mampu merekrut masyarakat dan memberikan motivasi kepada masyarakat, jangan sampai ada yang berkata, gendang yang dipukul di sini itu kedengaran jauh tapi tidak kedengaran ditempat di mana gendang itu dipukul.

Jadi sekali lagi kita harus betul-betul memberdayakan LPM tersebut. Dan Harapan kami lagi kedepannya, bagaimana supaya ketua-ketua LPM itu jangan hanya menunggu sesuatu yang sifatnya dari pemerintah tetapi dia harus mampu untuk mengembangkan dirinya sendiri.

Karena memang kita sudah banyak menyaksikan LPM yang sangat inovatif dan sudah berprestasi. Salah satu contohnya itu di kecamatan Tamalate, atau yang di kelurahan Tanjung merdeka yang mereka itu mengelolah destinasi wisatanya. Itu dikelolah oleh LPM dan keuntungannya sudah mampu membangun jalan peping blok salah satunya. Pungkas Iskandar. (*)

Penulis : Adji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here