SAMPARAJAE, Semangat Baru Berlatenritatta

0
70
views

Apakabarkampus.com – Manusia pada hakikatnya memiliki fungsi individu dan fungsi sosial. Pembawaan dari apa yang telah di dapat sebelumnya menjadi tolak ukur manusia untuk mengambil suatu keputusan, berdasarkan nilai apa yang mereka anut atau geluti selama ini.

Setiap manusia mempunyai potensi untuk bertindak dalam berbagai bentuk aktivitas, kemampuan bertindak itu dapat diperoleh manusia baik secara alami atau dipelajari melalui pembinaan.

Pembinaan merupakan suatu proses dimana orang-orang mencapai kemampuan tertentu untuk membantu mencapai tujuan organisasi. Pembinaan dapat ditinjau dari dua sudut pandang, yaitu berasal dari sudut pembaharuan dan berasal dari sudut pengawasan. Pembinaan yang berasal dari sudut pandang pembaharuan, yaitu mengubah sesuatu menjadi yang baru dan memiliki nilai-nilai lebih, baik guna kehidupan masa yang akan datang. Sedangkan pembinaan yang berasal dari sudut pengawasan yaitu usaha untuk membuat sesuatu yang lebih, sesuai dengan yang telah direncanakan.

Sebagai individu, manusia memiliki sikap dan kehendaknya sendiri. Ketika ia mendapatkan individu dengan kehendak yang sama, maka terjadilah kerjasama untuk mewujudkan satu tujuan. Namun ketika perbedaan tujuan terjadi, ruang negosiasi kemudian terbuka untuk mengkomunikasikan semua kepentingan. Tapi jika negosiasi gagal, konflik akan terjadi bahkan salah satunya harus pergi dan mencari ruang lain dimana ia mendapatkan kebersamaan yang dikehendaki.

Itulah organisasi, Kumpulan individu yang menjadi bagian kebersamaan yang sadar. Sebuah proses, ia tak sebatas organ yang statis. Didalamnya terdapat dinamika dalam setiap interaksi dan perjalanan roda kelembagaannya.

PMB-UH Latenritatatta sebagai organisasi kedaerahan, di harapkan mampu menjadi alat perjuangan mentransformasikan gagasan, guna menciptakan generasi yang bertanggung jawab atas pengembangan daerah Bone. Agar dapat mewujudkan cita-cita tersebut, maka seyogyanya pembinaan harus diarahkan pada pembentukan kader yang memiliki karakter, nilai dan kemampuan yang berusaha melakukan transformasi watak dan kepribadian seorang manusia utuh, sikap dan wawasan intelektual yang melahirkan kritisisme, serta orientasi dan kemampuan profesionalisme dan tentunya berjiwa besar terhadap konsekuensi dari dinamika yang terjadi dalam proses kerja organisasi.

Sebagai wadah berhimpunnya mahasiswa Bone di Universitas Hasanuddin, PMB-UH Latenritatta senantiasa selalu menjadi sarana pengembangan karakter kedaerahan (pangadereng) teman-teman Bone melalui Latihan Kepemimpinannya (LK).

LK PMB-UH Latenritata bukanlah ajang perekrutan, karena sejatinya PMB-UH Latenritata adalah wadah berkembang seluruh mahasiswa Bone yang ada di Unhas.

Ahad (10/12) telah menjadi saksi bisu di kukuhkannya keluarga “SAMPARAJAE” sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam ruang gerak PMB-UH Latenritatta.

Samparajae sendiri diangkat dari nama bendera kebesaran angkatan laut Kerajaan Bone. Perahu Perang Ellung Mangenre yang diawali Raja Bone Ke-22 Latemmassonge Toappewaling Matinroe ri Malimongan Makassar sekarang. Mempunyai arti mencerminkan sikap, kekuatan, dan semangat yang di miliki orang Bone di manapun ia berada. Bahkan hingga saat ini, semangat itu takkan tergerus masa apabila sejarah jejak-jejak juang para pendahulu tak terlupakan.

Kader baru berdatangan, kader lama berlalu meninggalkan. Demikian adanya telah menjadi sunatullah, dan di tapal batas yang menjadi akhir satu babakan itu, di situ pula satu tonggak awal telah di mulai. Di depannya telah menanti perjalanan lain yang mustahil selesai dengan mengelak, atau menolak.

Tak ada hubungan yang abadi, sebab yang pasti dalam sebuah relasi adalah kita berjumpa perpisahan di ujungnya. Sebetapa pun besarnya cinta pada organisasi, akhirnya ia mesti di tentukan oleh masa pengurusan. Olehnya, penceraian dengan organisasi adalah niscaya adanya. Tapi tidak dengan cintanya.

Cintanya akan tetap ada, dan mengakar kuat di dalam dada.

Selamat Datang Keluarga Baru.(*)

 

Samsul Alam
Ketua Dewan PMB-UH Latenritatta & Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unhas

Editor:
Ma’arif Amiruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here