Mahasiswa UIM & Nuku Tidore melakukan Field Trip

0
95
views

apakabarkampus, MAKASSAR-Mahasiswa program studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universtas NUKU Tidore Maluku Utara yang sedang melakukan kunjungan ilmiah di Universitas Islam Makassar melakukan field trip ke desa Simbang Kabupaten Maros. Adapun lokasi yang menjadi objek kunjungan lapangan ini adalah UKM Celebes Mushroom (UMC) yang bergerak dalam bidang budidaya jamur.

Kegiatan kunjung lapang ini dilakukan pada hari rabu tanggal 13 desember 2017, adapun pesertanya selain dari mahasiswa asal Tidore juga tergabung mahasiswa dari program studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar. Dosen pendamping berasal dari pimpinan rombongan sekaligus ketua program studi Agribisnis Univesitas NUKU yaitu Suhardi, SP.,M.Si dan dari UIM yaitu ketua program studi Agribisnis Dr.Andi Kasirang T. Baso, didampingi dosen pembina kewirausahaan Dr. Syamsul Rahman, Ir. Sulfiana, M,Si, Dr. A.St. Fatmawaty dan Ir. Inawaty Sidabalok, M.Si.

Muh.Bisma Usman selaku ketua panitia kegiatan ini mengatakan tujuan diadakannya kegiatan field trip adalah supaya teman-teman mahasiswa dari UIM dan NUKU mengetahui secara detail bagaimana prospek dan budidaya jamur tiram, setelah dari UMC ini kami juga akan menuju ke penangkaran kupu-kupu di Bantimurung Maros.

Pemilik UMC Mardiana, ST. Mengatakan usaha budidaya jamur ini masih sangat prospek karena sampai sekarang tingkat permintaan pasar setiap hari belum bisa dipenuhi. Rata-rata tingkat permintaan adalah 1 ton per hari sementara saat ini baru bisa mensuplai sebanyak 300 kg per hari, itupun sudah termasuk produksi dari masyarakat lain yang melakukan budidaya baik dari Maros, Soppeng, dan beberapa daerah yang aksesnya dekat dari tempat ini.

Menurut Diana saat memulai usaha ini mengalami banyak kendala terutama dalam masalah pemasaran karena masyarakat belum mengenal apa itu jamur, bahkan malah ada yang takut untuk mengkonsumsinya. “saya juga mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa UIM yang telah melakukan praktek dan penelitian selama ini di tempat kami, karena merekalah yang membantu saya dalam melakukan sosialisasi jamur tiram ini.”

“Alhamdulillah, budidaya jamur merupakan hal yang baru bagi kami, banyak hal yang dapat kami petik dari kegiatan field trip ini diantaranya teknik budidaya dan prospek budidaya jamur tiram ini. Mudah-mudahan kami dapat menfaatkan dengan baik setelah tiba di Tidore nanti” demikian ungkapan Wais Alkarni salah seorang mahasiswa dari NUKU Tidore.(rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here