Komunitas MPL UINAM Ikut Eksis Dalam Pameran Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

0
93
views

Apakabarkampus.com-Adalah suatu kesyukuran tersendiri bagi komunitas Mahasiswa Peduli Lingkungan (MPL) sebab diikutkan dalam pameran perpustakaan UIN Alauddin Makassar, mewakili stand UINAM yang sebagai tuan rumah. Mengingat komunitas ini baru berjalan aktif selama dua bulan terakhir, dan anggotanya pun belum cukup banyak.

Banyaknya mahasiswa berbagai jurusan saat berkunjung di stand MPL

Tetapi, pihak kampus UIN Alauddin menanggapi komunitas baru ini dengan baik dan positif, sehingga dipercaya ikut dalam pameran. Taufiq Hidayat, sebagai ketua MPL pun tidak menyia-nyiakan kesempatan. Ia bersama anggota MPL lainnya memanfaatkan ajang pameran ini untuk mensosialisasikan permasalahan sampah di kampus UIN, sekaligus memperkenalkan komunitas baru ini.

Ketua MPL saat menjelaskan bahaya sampah dan solusinya kepada mahasiswa

Penjelasan yang diberikan mulai dari keadaan sampah yang meresahkan, menyadarkan kebiasaan buruk membuang sampah, sampai dampak yang dihasilkan dari sampah-sampah itu sendiri. Sebab, keinginan MPL untuk menuju kawasan bebas sampah di Uin Alauddin setidaknya butuh kerja sama dari seluruh warga kampus, dan itu semua mesti diawali dari penyadaran terlebih dahulu, sampai timbul pemahaman dan kesadaran, hingga akhirnya mereka mau bersama-sama bergerak untuk mewujudkan kawasan bebas sampah di kampus UIN Alauddin Makassar.

Salah satu anggota MPL saat menjelaskan bahaya sampah dan solusinya

Sehingga, setiap pengunjung yang melintas di depan stand, baik itu mahasiswa, pegawai, dosen-dosen, cleaning service, berusaha diajak untuk mampir sejenak dan mendengarkan penjelesan mengenai sampah, dampaknya serta bagaimana MPL memberikan solusinya di kampus UIN.

Ketua MPL menjelaskan mengenai sampah plastik dan solusinya kepada salah satu dosen UIN Alauddin Makassar

Anggota MPL berupaya menarik perhatian pengunjung pameran dengan menampilkan video-video yang berisikan masalah sampah-sampah, bahayanya, dan solusinya. Selain itu, dipajang pula Ecobricks, berupa botol yang diisi penuh dengan sampah plastic hingga benar-benar padat, di meja stand, agar orang-orang tertarik untuk bertanya, lalu akan dijelaskan.

Tidak hanya itu, dijelaskan pula program-program rencana dari MPL untuk mewujudkan kawasan bebas sampah, seperti ecobricks, pengadaan Bank Sampah, dan Biopori serta kompos untuk permasalahan sampah organik.
Dan selama 4 hari pameran ini berlangsung, mulai tanggal 12-15 Desember 2017 stand UIN Alauddin Makassar bisa dikatakan cukup ramai. Karena semangat dan optimis dari anggota MPL yang aktif mengajak setiap pengunjung untuk mampir dan mendengarkan penjelasan.

Semoga ini bisa menjadi ladang dakwah dan awal pergerakan menuju kawasan bebas sampah di Kampus peradaban UIN Alauddin Makassar. Kata salah satu angota MPL. Dan MPL akan memulai gerakan ini dari Masjid. Sebab kebersihan tempat ibadah, akan mencerminkan kebersihan akhlak dan moral warga kampus. Setelahnya barulah MPL berencana memasuki kawasan-kawasan asrama, kantin-kantin, dan Fakultas-fakultas.

Penulis: Arinda Nurul Widyaningrum

Editor: Zul Khulafair

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here