Masih SD, Anak-Anak Ini Melaunching Bukunya di Makassar Bersastra Jilid 4

0
50
views

Apakabarkampus.com – Pecandu Aksara telah mengadakan kegiatan Literasi yaitu Makassar Bersastra jilid 4 pada hari Ahad 25 Januari 2018 mulai pukul 14.00- 16.30 WITA.

Bertampat di Sao Eating lantai 2, Mall Ratu Indah. Tercatat jumlah peserta yang hadir menghampiri angka 100 orang.

Suasana jalannya Makassar Bersastra 4

“Mengapresiasi teman2 panitian Pecandu Aksara karena bisa melahirkan karya, baik dalam bentuk cerpen maupu puisi. Writing Camp 5 insya ALLAH akan di laksanakan bulan depan.” Kata Alif selaku Ketua Panitia Makassar Bersastra 4.

Muh. Alif Nahrawi, selaku ketua panitia Makassar Bersastra 4

Ada tiga buku terbitan MIB Indonesia berhasil di Launchingkan pada sore tadi, yaitu Struktural Cinta, Surat Kematian Cinta dan Sahabat.

Struktural Cinta merupakan alumni rekrutmen komunitas Pecandu Aksara pada Writing Camp jilid 2, penulis beranggotakan 15 penulis dan diwakili oleh Bang O, Charis Munandar, Ayu Rezkia, dan Haidir Akbar.

Beberapa penulis Struktural Cinta

“Karena Struktural Cinta bisa mewakili semua cinta yg ada dalam buku itu. Jadi ada banyak versi cinta di dalam buku Struktural Cinta. Mulai dari cinta remaja kepada lawan jenisnya, cinta kepada sahabat, cinta kepada keluarga, sampai cinta kepada yang menciptakan cinta itu sendiri.” Kata Bang O.

Adapun Surat Kematian Cinta terdapat 8 penulis alumni kursus MIB dan diwakili oleh Aurora Rahmah, Damar Al Manakku, Ilyas Ibrahim dan Azimah Nahl.

Beberapa penulis Surat Kematian Cinta

“Surat Kematian Cinta, kenapa saya memilih judul tersebut, karena dari judul cerpen inilah telah mewakili semua isi masing-masing cerpen, membahas kematian cinta, kematian keadilan cinta, dan wasiat kematian.” Ungkap Pimred MIB Indonesia, penulis, sekaligus editor Surat Kematian Cinta.

“Saya suka menulis, berawal dari suka nulis diari. Daripada saya nulis diari, mending saya nulis cerpen. Karena kalau nulis cerpen orang-orang bisa baca dan bisa memberikan pesan moral kepada orag lain.” Kata penulis cilik—Reyhana Soeharto.

Penulis cilik yang notabene masih duduk di sekolah dasar dan menegah, berhasil memukau pesarta yag hadir dengan pantun dan puisinya setelah buku mereka yang telah dilaunchingkan berjudul Sahabat.

Sesi foto di akhir acara
Makassar Bersastra 4 juga dimeriahkan penampilan musikalisasi puisi

Dihibur oleh Senandung Musim dan Tanda Seru, kegiatan ini berjalan cukup sukses.(*)

 

Azimah Nahl
Sekretaris MIB Indonesia dan Anggota Pecandu Aksara

Editor:
Ma’arif Amiruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here