Kajian Kitab Riyadhus Shalihin, BAB 4: Jujur

0
247
views

Apakabarkampus.com – Salah satu kunci kesuksesan seseorang di dunia dan akhirat adalah kejujuran. Kita menjumpai banyak orang-orang yang sukses dan hebat diakibatkan karena beliau jujur.

Orang-orang juga akan cenderung disukai apabila ia jujur. Lebih daripada itu, jujur juga merupakan akhlak yang mulia, yang menandakan seseorang itu adalah muslim. Walaupun kita jumpai saat ini, banyak yang mengaku dirinya muslim, namun tidak berperilaku layaknya muslim.

Melanjutkan Kajian Kitab Riyadhus Shalihin, MIM (Markaz Imam Malik) kembali menggelar Kajian Spesial yang bertempat di Masjid Al-Ihsan, jl. Alauddin, Makassar. Selasa (30/1) malam.

Dibawakan oleh ustadz Harman Tajang hafizhahullah, Kajian ini telah sampai pada BAB 4 yang membahas tentang ‘Jujur’, tepatnya pada hadist ke 54.

Ustadz Harman Tajang ketika membawakan materi

“Defenisi jujur yaitu ketika kenyataan itu sesuai dengan kabar yang sampai,” ujar pemateri dihadapkan puluhan jamaah.

MIM juga akan mengadakan lomba untuk menghafal 53 hadist dari 3 BAB yang telah dikaji dalam kitab Riyadhus Shalihin, yakni tentang Ikhlas, Taubat dan Sabar.

Insya ALLAH dilangsungkan pada bulan maret, dan panitia akan memberi 5 hadiah kepada 5 peserta terbaik, dan tak lupa, perlombaan ini terbuka untuk umum.

Ustadz Harman Tajang dalam ceramahnya, juga membacakan QS. At-Taubah ayat 119, “hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada ALLAH, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.”

Direktur MIM ini juga mengatakan bahwa berkata jujur itu berat, terutama di kondisi saat dirinya menghadapi sesuatu yang membahayakan dirinya.

Beliau juga menyampaikan, dari seorang ulama, tentang bahayanya membenci syariat ALLAH, “barangsiapa yang benci dengan syariat ALLAH, maka ia telah kafir sekalipun ia mengerjakan syariat tersebut.”

 

Editor:
Ma’arif Amiruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here