Peduli Kondisi Negara, Koma Gelar Dialog Pergerakan

0
61
views

Apakabarkampus.com – Komunitas Manajemen Akuntansi (KOMA) Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar, gelar bazar yang dirangkaikan dengan dialog.

Mengusung tema ‘Matinya Gerakan Mahasiswa dan Tumbuhnya Liberalisme Gerakan Ekonomi Politik.’

Menghadirkan narasumber yang cukup berpotensi pada bidangnya, Abd Khalik, Ketua Wilaya Gema Pembebasan SulSelbar dan Albert George, Aktivis 94. Bertempat di Warkop 46, Jalan Pelita Raya Makassar. Rabu, (07/02).

Dialog ini membahas tentang bagaimana seharusnya mahasiswa terus mengontrol kondisi negara ini. Dimana para kaum kapitalis sudah bebas masuk dan berkuasa disegala bidang misalnya bidang ekonomi dan hukum.

Sektor perekonomian di Indonesia didominasi oleh para pemilik-pemilik modal tertinggi dan bebas menerapkan ekonomi kapitalis yang mengekang masyarakat.

Di samping itu terjadi penerapan hukum yang tidak jelas, hukum hanya berpihak kepada mereka yang berduit dan memalingkan wajahnya dari masyrakat biasa.

Ketua Wilayah Gema Pembebasan SulSelbar, Abdul Khalik menyatakan bahwa, pengelolaan perekonomian di Indonesia itu tidak sejalan dengan aturan Islam.

“Kita seringkali dikelabui oleh penguasa-penguasa dengan bantuan-bantuan yang diberikan kepada rakyat, namun rakyat tidak sadar bahwa apa yang diberikan itu adalah uangnya sendiri yang dikelolah oleh Negara dan hanya sebagian kecil saja yang ia dapatkan, hanya untuk membuatnya terlena dengan secuil bantuan tersebut dan tidak sadar betapa besar uang rakyat yang dikelolah untuk kepentingan kaum kapitalis,” ungkapnya.

Ia menegaskan, jangan jadi mahasiswa yang hanya sekedar kuliah dan lulus dengan IPK yang tinggi, implementasikan ilmu yang kita miliki dengan baik, tunjukkan rasa kemanusiaan.

Mahasiswa di pundaknya diberi gelar agen of change dan social of control. Jadilah mahasiswa yang dapat membawa perubahan yang tentunya memberi solusi-solusi Islam, tegas Khalik.

Albert George menyatakan, Negara ini dasarnya kuat yang telah tertuang dalam Undang-Undang (UU) namun realita yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang tertuang dalam UU tersebut.

“Jadi mahasiswa jangan hanya mengandalkan teori tapi lakukan lah aksi-aksi yang nyata yang benar-benar dapat membangun Negara ini, jika negara ini rapuh maka bangunlah dengan solusi-solusi yang sesuai dengan masalah yang terjadi,” pungkasnya.(*)

Citizen Journalist : Jusmah Indah (Bendahara Umum KOMA UIT Makassar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here