Kajian Bulanan Darul Qur’an Hadirkan Ustadz Hanan Attaki

0
24
views

Apakabarkampus.com – Ustadz Tengku Hanan Attaki, Lc. berkunjung ke Makassar dalam rangka mengisi Talkshow dan Tabligh Akbar.

Untuk talkshow sendiri diadakan siang hari di Hotel Gammara, sementara Tabligh Akbar diselenggarakan ba’da sholat magrib di Masjid Al-Markaz Al-Islami, Makassar. Sabtu (10/2).

PPPA Daarul Qur’an selaku penyelenggara juga menggandeng beberapa pendukung acara, diantaranya Bosang, Chocolisius, Rabbani, Gammara, Oishi, Tri dan Kaffah Bakery.

Ustadz yang tengah naik daun ini, tampil dengan setelan kemeja berwarna agak gelap dengan motif bulatan-bulatan kecil, serta mengenakan sorban sebagai penutup kepala.

Acara yang dipandu oleh Fahmi Syams ini, dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh penerima beasiswa tahfidz PPPA Daarul Qur’an, Supriadi.

Qori’ yang tengah melafalkan ayat Al-Qur’an

Pimpinan cabang Daarul Qur’an Makassar turut memberikan sambutan pada acara tersebut, “alhamdulillah saat ini Daarul Qur’an telah memberikan banyak manfaat kepada masyarakat, dan saat ini telah ada Qur’an Call, yang dimana sangat memudahkan bagi jamaah untuk belajar Qur’an, setor hafalan dimana saja dan kapan saja, cukup melalui handphone, dan program ini bebas biaya.”

Pimpinan cabang Daarul Qur’an Makassar

Materi pembuka dibawakan oleh adzatis pesantren Daarul Qur’an pusat, ustadz Hendy Irawan Saleh.

“Saya kalo meliat pemuda-pemuda ini, sangat bersemangat. Saya melihat kebangkitan Islam akan mulai dari negri ibu pertiwi 10 atau 20 tahun yang akan datang, insya ALLAH, aamiin. Karna salah satu tanda kebangkitan Islam adalah ketika pemudanya cinta dengan masjid.” Tuturnya.

Acara kemudian di pending untuk sholat Isya secara berjamaah.

Setelahnya, ustadz Hanan mulai berbicara dan disambut dengan antusias oleh para jamaah.

Suaranya yang merdu dan lembut, mampu menghadirkan cinta yang begitu besar bagi setiap jamaah yang mendengarnya.

“Mari kita sama-sama merenungi tentang konsep Islam, yang semoga dengannya teman-teman semakin mantap untuk Hijrah. Konsep Islam, memudahkan.” Kata ustadz lulusan Al-Ashar Mesir ini.

Founder Shift Pemuda Hijrah ini, juga menyampaikan konsep Islam yang tidak kaku.

“Jadi Islam itu memudahkan, kalo kita masih merasa susah dengan Islam, pasti kita belum paham dengan Islam. Dasarnya Islam adalah solusi bagi hamba-hamba-Nya.” Tambahnya.

 

Editor:
Ma’arif Amiruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here