Resensi Buku: Rich Dad, Poor Dad

0
164
views

Judul Buku: Rich Dad, Poor Dad – Apa yang Diajarkan Orang Kaya pada Anak-anak Mereka Tentang Uang—yang Tidak Diajarkan oleh Orang Miskin dan Kelas Menengah
Penulis: Robert T. Kiyosaki dan Sharon L. Lechter C.P.A.
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2000
Cetakan: ketiga puluh tujuh
Tebal Buku: 238 Halaman

Biografi Penulis

◎ Robert T. Kiyosaki:
Lahir dan besar di Hawai, Robert merupakan generasi keempat keturunan Amerika-Jepang. Ia mengajar orang menjadi jutawan, itu sebabnya mereka menyebutnya guru sekolah Jutawan. Ia juga merupakan penulis buku best seller international, “If You Want To Be Rich And Happy … Don’t Go To School? Selain itu, pendiri perusahaan yang menjual dompet dari nilon dan berlapis velcro ini, juga adalah seorang pembicara internasional.

◎ Sharon L. Lechter C.P.A.:
Seorang istri dan ibu tiga anak, CPA (Cost Per Action), manajer dan konsultan profesional untuk industri mainan dan penerbitan. Ia juga merupakan pendiri dan associate publisher dari majalah wanita regional yang pertama di Wisconin.

Latar Belakang Buku

Penulis melihat, bahwa konsep pendidikan saat ini sudah kuno dan tidak cocok lagi diterapkan untuk anak-anak zaman sekarang. Di sekolah, murid-murid diajar untuk menjadi profesional tanpa sedikitpun diajarkan tentang uang. Padahal dalam kehidupan nyata, edukasi tentang uang sangatlah penting, agar seseorang dapat mengelola, mengembangkan dan membuat uangnya bekerja.

Dalam buku ini, dijelaskan tentang bagaimana mengelola uang dan membuat uang bekerja untuk kita. Bahkan, juga diajarkan tentang bagaimana mengajarkan kepada anak-anak tentang uang, dengan konsep yang sederhana dan mudah dipahami.

Gambaran Tentang Isi Buku

◎ Ayah yang kaya, ayah yang miskin:
Penulis, khususnya Robert T. Kiyosaki, memiliki dua orang ayah yang mengajarinya tentang uang. Namun keduanya mengajarkan dua hal yang bertolak belakang. Keduanya mengajarkan untuk menjadi kaya, namun dengan cara dan pemahaman yang berbeda.

◎ Orang kaya tidak bekerja untuk uang:
Orang miskin dan kelas menengah bekerja untuk uang, orang kaya memiliki uang yang bekerja untuk mereka.

◎ Mengapa mengajarkan tentang melek finansial?:
Melek finansial berarti kemampuan untuk membaca dan memahami hal-hal yang berhubungan dengan masalah keuangan.

◎ Uruslah bisnis anda sendiri:
Jangan hanya bekerja untuk bisnis orang, tapi bekerjalah juga untuk bisnis sendiri.

◎ Sejarah pajak dan kekuatan korporasi:
Korporasi akan melindungi harta anda dari pungutan pajak pemerintah secara legal.

◎ Orang kaya menciptakan uang:
Anda akan belajar bagaimana menciptakan uang secara legal.

◎ Bekerja untuk belajar—jangan bekerja untuk uang:
Ketika anda bekerja untuk uang, anda akan menjadi budak uang.

◎ Mengatasi berbagai hambatan:
Ada 5 hambatan yang mencegah seseorang menjadi mandiri secara finansial.

◎ Memulai:
10 langkah memaksimalkan potensi yang diberikan Tuhan pada anda.

◎ Masih ingin lagi?:
Langkah-langkah memulai tindakan.

◎ Bagaimana membayar biaya kuliah anak kita yang kian mahal:
Dibahas dengan sebuah contoh kasus yang rill.

Kelebihan dan Kekurangan

◎ Kelebihan:
Ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami dan disertai ilustrasi sederhana, sehingga membuat pembaca lebih paham.

◎ Kekurangan:
Terlalu menonjolkan ideologi penulis, sehingga ada indikasi mendoktrinisasi.

Kesimpulan

Jika anda ingin mengetahui rahasia orang kaya, maka buku ini layak untuk anda baca.

 

Editor:
Ma’arif Amiruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here