Noda-Noda Cinta

0
32
views

Apakabarkampus.com – “Ada tiga perkara yang apabila perkara tersebut ada pada seseorang, maka ia akan mendapatkan manisnya iman, yaitu (1) barangsiapa yang ALLAH dan Rasûl-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya, (2) apabila ia mencintai seseorang, ia hanya mencintainya karena ALLAH. (3) Ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah ALLAH menyelamatkannya, sebagaimana ia benci untuk dilemparkan ke dalam Neraka.” HR. Al-Bukhari (no. 16), Muslim (no. 43), At-Tirmidzi (no. 2624), An-Nasa`i (VIII/95-96), dan Ibnu Majah (no. 4033).

Hadits di atas merupakan inti materi yang dibawakan oleh ustadz Fadlan Akbar, Lc., M.H.I yang bertempat di Masjid Nurul Hikmah, jl. RSI Faisal 14 no. 14, Makassar.

Kajian Spesial ini berlangsung pada hari rabu (14/2) malam, dengan mengangkat tema ‘Noda-Noda Cinta’.

Puluhan jamaah terlihat hadir di acara yang diselenggarakan oleh MIM (Markaz Imam Malik) ini.

“Konsekuensi keimanan itu adalah ketaatan kepada ALLAH,” ujar pemateri.

Dosen STIBA Makassar ini juga menceritakan tentang kisah Khalifah Abu Bakar yang ketika ada tawaran dari Nabi untuk berinfaq, iapun mengambil seluruh hartanya tanpa tersisa. Kemudian Rosulullah menanyakan, “apa yang kau sisakan untuk anak dan istrimu?” Beliau menjawab, “aku tinggalkan untuk mereka, ALLAH dan Rosul-Nya.”

“Kecintaa terhadap dunia telah hilang dari hati beliau,” tambah ustadz Fadlan.

Lebih lanjut, beliau juga mengatakan bahwa jika seseorang telah mencintai ALLAH, maka moment yang paling ia senangi adalah ketika berduaan dengan ALLAH.

 

Editor:
Ma’arif Amiruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here