Meriahnya Festival Pemuda di Desa Beroanging-Jeneponto.

0
142
views
Master of Ceremony Mita (Siswi SMKN 5 Jeneponto) dan Agus (Siswa SMA NEG 3 Takalar)

Apakabarkampus.com – Meriahnya Festival Pemuda dan Olahraga yang diselenggarakan oleh Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa (HIPPMA) Desa Beroanging.

Festival Pemuda ini diselenggarakan di Kantor Desa Beroanging Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto. Di mana pada sore hari lomba olahraga dan dan cerdas cermat, sedang pada malam hari, lomba seni dan keagamaan serta lomba literasi.

Anggota HIPPMA Swandi dan Iccank (Pegiat musik) di Desa Beroanging.
Kader baru HIPPMA

Festival ini dimulai sejak tanggal 19 Februari-25 Februari 2018. dalam wawancara Irwan (Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UINAM) selaku Ketua Panitia pada festival tersebut ia menuturkan banyak hal tentang awal persiapan hingga sampai pada malam puncak. Sabtu, (25/2) Beroanging

“Ya, kami dari struktur kepanitiaan memang pada awalnya memiliki banyak kendala, baik dari segi SDM maupun dari segi Finansial, akan tetapi, kami tetap optimis dan meyakinkan teman-teman yang lain, bahwa kegiatan ini pasti sukses selama masih ada kemauan yang besar,” Tuturnya.

Slanjutnya, dari Pengurus Harian HIPPMA pun turut menyampaikan pesannya. Adi Sulfikar selaku (Wakil Ketua Umum) mewakili Ketumnya menyampaikan pesan yang dititipkan Ketum untuk ia sampaikan.

“Kita melihat, akhir-akhir ini iklim pergerakan pemuda memang sangat memprihatinkan, di mana mayoritas pemuda telah ternina bobokkan oleh instrumen westernisasi yang masih tersisa di era Millennial ini. seperti halnya apatisasi dan hedonisme yang telah menggurita dalam diri pemuda, dan ini sangat memprihatinkan,” ungkapnya.

Foto bersama Pemuda dan Perangkat Desa Beroanging setelah acara usai.

Pemuda yang masih menyandang status Mahasiswa di UINAM yang sangat khas pada dirinya mencirikan sebagai Anggota Mapalasta UINAM tersebut pun melanjutkan, bahwa sesungguhnya para pemuda harus mengambil peran sebanyak-banyaknya dalam pentas perubahan lokal, nasional maupun internasional, pungkas Sul yang sering disapa Mujair.

Nurdin Nur Daeng Kilo selaku Kepala Desa Beroanging dalam wawancara menceritakan meriahnya Festival tersebut dan antusiasnya para warga untuk hadir dan menikmati hiburan yang diselenggarakan oleh para anak-anak muda di Beroanging.

“Alhamdulillah, sejak dibukanya acara pada malam pertama hingga malam puncaknya ini, para warga Beroanging sangat antusias datang sekalipun hujan rintik-rintik mengguyuri mereka, akan tetapi mereka sangat terhibur dan sangat hidmat menyaksikan pertunjukan ini.”

Nurdin melanjutkan, kami sangat bersyukur dengan adanya para pemuda-pemuda yang kreatif seperti HIPPMA ini, dan saya sangat bangga sekali dan rasa percaya diri saya semakin meningkat untuk bersaing lebih hebat lagi dengan Desa-desa tetangga kami setelah adanya Festival ini, lanjutnya.

Nurdin pun menutup wawancaranya dengan menerangkan status organisasi kepemudaan di Beroanging.

Nurdin Nur (Kepala Desa Beroanging saat membawa sambutan).

“Jadi saya katakan, bahwa HIPPMA ini adalah organisasi pemuda yang dijadikan sebagai perangkat untuk mempersatukan seluruh pemuda di Desa Beroanging. dan selanjutnya, kami percaya bahwa HIPPMA dapat membawa Desa Beroanging ini kedepannya kepada arah yang lebih baik lagi,” tutup Nurdin Nur.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here