Rumah Makan yang Menyediakan Menu Dengan Proses Pengerjaan Sesuai Syariat

0
84
views

Apakabarkampus.com – Mencari tempat makan di kota Makassar bukanlah hal yang sulit, berbagai rumah makan hingga resto bertebaran di kota Daeng ini.

Beragam jenis suguhan ditawarkan setiap tempat makan dengan berbagai aneka rasa yang bisa memanjakan para konsumennya.

Salah satu alternatif yang bisa menjadi pilihan dalam memanjakan lidah adalah Sari Laut & Nasi Uduk Mas Rizki.

Tempat kuliner yang satu ini menjadi tempat favorit dari berbagai kalangan, mulai anak muda sampai orang tua. Lokasi yang strategis dan parkir yag luas serta ditunjang dengan lesehan yang nyaman menjadi pilihan para konsumen.

Tentu saja, kalau berbicara rumah makan sari laut di kota Makassar ini ada banyak, rasa setiap rumah makan sari lautpun kemungkinan besar sama karena memiliki menu yang seragam, yakni ayam goreng, ayam bakar, dan tentu saja ikan goreng dan bakar juga.

Jadi bedanya apa dong kalau begitu? Nah, mari simak beberapa hal berikut yang dimiliki oleh Sari Laut dan Nasi Uduk Mas Rizki ini.

Pertama tentu saja kalau melihat dari namanya bukan cuma sekedar sari laut saja, tapi yang spesialnya juga adalah ada Nasi Uduk yang menjadi salah satu ciri khas warung ini.

Di Sari Laut & Nasi Uduk Mas Rizki ini memiliki menu andalan yakni nasi uduknya yang memiliki cita rasa khas dgn taburan bawang goreng yang dipadukan degan sambal terasi yg mampu menggugah selera makan pencinta kuliner.

Hidangan ini sangat cocok sekali berkolaborasi degan menu-menu yg disuguhkan disana seperti ayam goreng/bakar, bebek goreng/bakar, dan beberapa aneka ikan laut.

Owner SLMR, singkatan dari Sari Laut Mas Rizki, Erlina mengungkapkan bahwa sejak awal dirintisnya warung ini, memang sudah memasukkan Nasi Uduk sebagai salah satu menu andalannya.

“Warung kami itu menjadi salah satu perintis penjual nasi uduk di Makassar, jadi dulu cuma ada satu penjual nasi uduk di Makassar, saya yang kedua pada saat itu dan alhamdulillah menuai respon yang sangat baik dari konsumen,” ungkap Erlina.

Nah selain Nasi Uduk, apa lagi yang menjadi keunggulan SLMR ini dibanding dengan Sari Lautan yang lain? Ternyata kami mendapati sesuatu yang sangat berbeda yakni proses mulai penyembelihan ayamnya yang sesuai sunnah sehingga halal untuk dikonsumsi, pemilihan bahan bakunya yang berkwalitas dan sampai proses pengolahannya yang memakai standarisasi bak resto.

Tidaklah heran jika makan di 4 cabang yg ada yakni, jl. Hertasning Baru, Tamalate Depan Kampis UNM Pendidikan, BTP blok M dan Samata depan kampus UIN memiliki rasa yang sama dikarenakan proses produksi yang dilakukan secara profesional.

“Kami tidak membutuhkan jasa koki karena resep masakan kami sudah kami patenkan dengan semua bumbu-bumbu yang dibutuhkan sudah kita packing dengan menggunakan timbangan digital, sehingga karyawan sisa memasak dengan timer dan proses standar yg diterapkan, “ungkap ibu 3 anak ini.

Dengan resep yang paten membuat cita rasa di rumah makan ini tidak mengalami perubahan dari hari ke hari. Kelebihan lain di warung ini tidak hanya menyediakan menu sarilautan saja, namun mampu menghadirkan sajian kuliner khas Makassar yang sangat digandrungi bukan hanya masyarakat Makassar saja namun seluruh masyarakat nusantara mampu menarik perhatiannya, iya Es Pisang Ijo.

Pisang Raja pilihan, warna kulitnya berasal dari daun pandan asli tanpa pewarna, sirup “Home Made” yang dibuat tanpa pemanis buatan dan fla yang lembut mampu menghadirkan Es Pisang Ijo bercita rasa tinggi.

Pada hari Senin dan Kamis SLMR ini bersedekah 1 porsi pisang ijo dalam setiap pembelian 10 porsi. Erlina mengungkapkan Senin dan Kamis dipiliih 2 hari itu dimana amalan manusia dilaporkan sehingga berharap pada hari itu usahanya pun mendapat berkah dan pahala dari sisi ALLAH Azza Wa Jalla.

Dalam menghadapi dunia bisnis zaman now ternyata warung ini telah menyediakan pelayanan secara online. Namun berbeda dengan pelayanan online pada umumnya yang menggunakan jasa pihak ketiga, SLMR justru tidak melakukan hal yang sama.

Pengusaha ini sangat peduli dengan konsumennya sehingga pengantaran atau lebih kita kenal dengan sebutan kurir dikelola sendiri.

“Jika konsumen dengan jarak dan pemesanan yang mampu mengcover biaya produksi, maka tidak dikenakan biaya ongkir,” sambung Erlina.

Tentu saja akan muncul berbagai pertanyaan, harga yang sudah murah, kemudian pelayanan pengantaran yang free ongkir sesuai jarak, lantas bagaimana bisa mampu meraup untung?

Erlina menegaskan bahwa Bisnis baginya bukan hanya sekedar bagaimana cara meraup untung sebesar-besarnya, namun keberkahan pun menjadi sasaran utama.

“Sedikit jika berkah akan bermanfaat namun banyak jika tidak berkah tidak akan menjadi apa-apa. Membuat konsumen puas dan senang adalah tujuan kami. Bisnis itu bukan mengenai uang tapi berbicara bagaimana menjaga hubungan baik dengan manusia.” Pungkasnya.

Selain menyajikan masakan sari laut, warung SLMR juga menyediakan beberapa menu lain seperti batagor/siomay, es teller 88 yang merupakan cikal bakal berdirinya SLMR ini dan anda juga dapat berdonasi untuk kegiatan dakwah Cahaya Islam Makassar melalui warung SLMR ini.

SLMR juga melayani prasmanan dan juga katering dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 35.000 per porsinya.

Pengelolaan menajemen yang baik memberikan dampak positif bagi SLMR sendiri, terbukti selama 4 tahun berturut-turut mampu meraih penghargaan Most Favorite Culinary sejak tahun 2014 hingga sekarang.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai warung SLMR ini ataupun tentang menu-menu yang ditawarkan anda bisa berkunjung ke alamat facebook http://Bit.ly/FacebookSariLaut_MasRizki.atau jika ingin order bisa melaui kontak whatsapp 085230550551 atau melalui link http://Bit.ly/SariLaut_MasRizki.

 

Faisal
Founder Cahaya Islam Makassar

Editor:
Ma’arif Amiruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here