Cak Ali Masykur Musa Lantik Prof. Dr. Husain Syam sebagai Ketua Harian PW ISNU Sulsel

0
201
views

Apakabarkampus.com – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Dr. Ali Masykur Musa, M.Si., M.Hum. melantik Pengurus Wilayah ISNU Sulsel dengan Ketua Harian Prof.Dr.H.Husain Syam.M.TP. ,Rabu malam (25/7).

Prof.Dr.H.Husain Syam,M.TP. dalam pidato sepatah kata menegaskan bahwa organisasi tidak akan bermakna apa-apa jika para pengurus dan anggotanya tidak bermakna. Kita menjadi bagian dari organisasi, sebagai Ketua tidak dapat berbuat maksimal kalau tidak mendapat dukungan.

“Karena itu, organisasi ini harus bermanfaat bagi masyarakat, terutama warga nahdiyin. Bukankah orang yang baik adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain,” jelas Prof.Dr.H.Husain Syam,M.TP.

Rektor UNM menambahkan bahwa program yang dijalankan ISNU Sulsel tidak perlu muluk-muluk, pokoknya ISNU Sulsel harus dapat, misalnya yang S1 harus di-S2-kan dan seterusnya. Begitu pula bagaimana mendorong pengurus dan anggota yang potensial untuk menjadi pejabat di berbagai posisi yang strategis.

Sekretaris PW Nahdlatul Ulama Sulsel, Prof.Dr.Arfin menegaskan bahwa salah satu badan otonom NU yang belum tergarap dengan baik adalah ISNU. Padahal, potensi sarjana dan cendekia di berbagai perguruan tinggi yang berasal dari warga nadhiyin sangatlah besar. Prof. Arfin mengharapkan ISNU bergeliat dalam berbagai kegiatan, terutama di segmen sarjana dan cendekia.

Ketua DPP ISNU, Dr.H. Ali Masykur Musa, M.Si.,M.Hum. dalam sambutannya mendorong agar pengurus setelah dilantik harus segera bekerja. Kita melihat belantara ISNU dengan segala pengetahuan. Seorang ISNU harus kuat dalam logical frame. Tugas intelektual harus menjalankan fungsi keilmuan. Tugas intelektual dari tidak mungkin menjadi mungkin.

“Hal-hal yang bersifat ritual tidak perlu mengurus kaidah agama. ISNU harus berpikir maju. ISNU juga harus mapan di bidang leadership. Sudah ada 18 Rektor di Indonesia dari ISNU. ISNU juga mapan di bidang ekonomi. Ke depan, ISNU menjadi kekuatan di bidang ekonomi, intelektual, dan kepemimpinan,” tegas Cak Ali.

Cak Ali berpesan agar mandiri di bidang ekonomi, intelektual semakin berkembang, dan menegakkan Islam nusantara. Islam nusantara mengesankan nilai kearifan lokal. Ada tiga pilar perjuangan ISNU, yaitu kemandirian ekonomi, meningkatkan kualitas SDM, dan kepemimpinan dari kalangan nadhiyin.

PW ISNU Sulsel masa hikma 2018-2023 yang dilantik di antaranya Prof.Dr.Hamsu Abdul Gani, M.Pd., Prof.Dr.Baso Jabu,M.Hum., Prof.Dr.Anshari,M.Hum., Dr.Sulaeman Samad,M.Si., Prof.Dr.Muh.Yahya,M.Eng., Dr.Mulyadi,M.Si., Dr.Karta Jayadi,M.Sn., Prof.Dr.Hasnawi Haris,M.Hum., Prof.Dr.Muh.Jufri,M.Si., Prof.Dr.SM Noor,SH., dan beberapa intelektual dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Sulsel. *)

Editor : puguh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here