PPs UNM Gelar Workshop Kurikulum Berbasis Kompetensi Mengacu KKNI

0
26
views

Apakabarkampus.com – Visi UNM yang antara lain berbasis kewirausahaan hendaknya menjadi penciri dari universitas. Sebagai realisasi kongkretnya, kewirausahaan harus menjadi mata kuliah wajib di program studi. Hal ini juga menjawab setiap pertanyaan asesor mengenai implementasi visi tersebut.

Demikian disampaikan Direktur PPs, Prof.Dr.Hamsu Abdul Gani,M.Pd. saat memberi sambutan pada kegiatan Workshop Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia PPs UNM pada Kamis, (9/08) di Hotel Remcy Makassar.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof.Dr. Rernat. Muharram,M.Si. menegaskan bahwa kurikulum berbasis kompetensi mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. Dalam workshop kurikulum, hendaknya menghasilkan profil lulusan dan capaian pembelajaran, bahan kajian dan daftar mata kuliah, silabus, rencana pelaksanaan semester, dsb.

Menurut Guru Besar Kimia itu, UNM sudah dikenal di mana-mana. Karena itu, UNM diarahkan untuk diinternasionalisasikan. Bukan menjadi world class university (WCU). Kalau WCU berarti semua S2 dan S3, tidak ada lagi S1.

Salah satu yang menjadi perhatian WR 1 UNM adalah program doktor by research. “Justru perkuliahan dalam program lebih intensif. Frekuensi perkuliahan lebih tinggi. Mahasiswa digenjot dalam mata kuliah riset sejak masuk jadi mahasiswa. Bahkan, tidak ada transkripsi nilai. Pada ijazah hanya dicantumkan predikat kelulusannya,” tegas mantan PD 1 FPMIPA.

Asdir 1 Bidang Akademik, Dr.Sulaiman Samad,M.Si. dalam penjelasan tentang kegiatan workshop, setiap prodi harus membahas setiap mata kuliah yang akan dimasukkan dalam kurikulum, termasuk jumlah SKS yang dibebankan.

Workshop kurikulum diikuti semua ketua prodi S2 dan S3 dalam lingkungan PPs termasuk dosen home base yang disyaratkan, yaitu minimal 6 orang setiap prodi. *)

Editor : Puguh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here