H.A.M Zunnun A. Nurdin Halid Sosialisasikan Perda Nomor 2 Tahun 2017

0
39
views

Apakabarkampus.com – Berdasarkan ketentuan pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan ketentuan pasal 7 ayat (4) dan ayat (5) PP Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar, pemerintah daerah dapat menetapkan kebijakan program wajib belajar sampai jenjang pendidikan menengah.

Atas dasar pertimbangan tersebut, Pemprov Sulawesi Selatan membuat Perda Nomor 2 Tahun 2017 tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah.

Sebagai kewajiban anggota dewan Provinsi Sulsel untuk penyebarluasan perda, Zunnun A. Nurdin Halid melaksanakan sosialisasi Perda Nomor 2 tahun 2017 Rabu (12/09) di hotel Pesonna Jalan Mappanyuki no. 49 Makassar.

“Setiap bulan sudah menjadi keharusan anggota dewan untuk dua kali membawakan sosialisasi tentang apa yang kita perbuat”, demikian disampaikan Zunnun.

Sosialisasi yang diikuti oleh ketua RT, RW, tokoh masyarakat kel. Mariso menghadirkan narasumber H.A.M Zunnun A. Nurdin Halid (Anggota DPRD Prov Sulsel) dan Bachtiar Adnan Kusuma (Pemerhati pendidikan, staf ahli ketua komisi E DPRD Prov Sulsel).

Mengawali pemaparan materi, Bachtiar Adnan Kusuma mengajak peserta yang hadir untuk menyamakan persepsi tentang pendidikan.

“Pendidikan yang baik adalah pendidikan dimana kita ikut terlibat mengawal pendidikan anak kita, paling tidak kita ikut terlibat memberikan kontributif positif dimana anak kita sekolah”, kata BAK.

Pembelajar, motivator dan penulis itu juga menyoroti hubungan guru dan murid sebagai hubungan produsen dan konsumen. Banyak guru yang hanya mengejar sertifikasi, mengejar jam kerja tanpa peduli siswanya bisa menerima apa tidak.

“Pendidikan kita tidak mungkin bisa menghasilkan pendidikan yang baik kalau bertumpu pada kekuatan pemerintah, tetapi pendidikan yang baik adalah bagaimana mewujudkan dan melibatkan peran masyarakat secara optimal”. kunci BAK *(pw)

Editor : Puguh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here