Sholat Jumat pertama di Mushallah Darurat Palu, Dibanjiri jamaah.

0
63
views

Apakabarkampus.com – PALU – ISLAM SELAMATKAN NEGERI menginisiasi Sholat Jumat bersama di area pengungsian depan Masjid Agung Darussalam kota Palu yang dihadiri oleh jamaah kurang lebih 300 orang. Jumat, (12/10).

Sholat Jumat bersama pengungsi ini pun diikuti oleh berbagai macam variabel masyarakat. Mulai dari pengungsi, aparat Kepolisian, TNI, BUMN, tim SAR tokoh agama termasuk imam Masjid terapung yang selamat dari tsunami beberapa waktu silam.

Terlihat dari jamaah yang membludak seperti orang yang sedang melakukan ibadah lebaran Idul Fitri, juga mereka sangat khusyuk menyimak Khotbah Jumat yang dibawakan langsung oleh Ustadz Muhammad Marsyi selaku anggota dari Badan Wakaf Al-Quran.

Di atas mimbar, ustadz Marsyi dengan santun mengajak warga Sulteng untuk bangkit sekaligus mengevaluasi diri sendiri dan menyelesaikannya dengan cara Islam.

Pada akhir khotbah, Ustadz Marsyi menyampaikan bahwa ketika Allah menghendaki sesuatu maka tak satupun yang mampu menghalanginya.

“Ketika Allah menghendaki sesuatu, maka tak ada satupun yang mampu menghalanginya. Sehingga ketika Allah menyuruh kita untuk berhukum kepada hukum-Nya, maka bersegeralah kembali berhukum kepada hukum Allah yakni Al-Quran yang Allah turunkan kepada kita sebagai petunjuk,” tegas ustadz Marsyi di atas mimbar sambil mengangkat Al-quran tinggi-tinggi.

Setelah sholat Jumat selesai, Ustadz Marsyi mengajak para warga untuk berzikir bersama memohon ampun kepada Allah agar Donggala, Palu, dan Sigi dapat diampuni oleh Allah dan didatangkan keberkahan dari langit dan di Bumi.

Sebelum jamaah bubar, para pengungsi dibagikan sembakonya tiap Kepala Keluarga yang sudah disiapkan oleh tim relawan Islam Selamatkan Negeri.(*)

Adji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here