Tingkatkan Budaya Hukum Berbasis Komunitas, Pemerintah Kab. Enrekang Undang Penyuluh Hukum

0
48
views

Apakabarkampus.com – Dalam rangka mendekatkan pemerintah kepada masyarakat melalui komunitas pemerhati budaya hukum di desa binaan, pemerintah kabupaten Enrekang menggelar Temu Sadar Hukum, Selasa (4/12).

Kegiatan dengan tema ‘Melalui Kantong Budaya Hukum Kita Tingkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat Menuju Desa Sadar Hukum’, menghadirkan narasumber penyuluh hukum dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan.

Bertempat di kantor desa Mata Allo Kab. Enrekang, hadir Kepala Bagian Hukum Pemkab. Enrekang, kepala desa, kepala dusun, dan anggota kelompok kadarkum desa Mata Allo.

Puguh Wiyono narasumber dari Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Susel mengatakan kriteria desa sadar hukum mulai tahun 2017 mengalami perubahan. Hal ini dilakukan agar pemberian penghargaan desa sadar hukum tidak dianggap sebagai formalitas saja, tetapi betul-betul sebagai penilaian implementasi sadar hukum.

“Salah satu perubahan kriteria penilaian desa sadar hukum adalah penilaian bagaimana akses masyarakat terhadap keadilan, akses terhadap informasi hukum, akses terhadap implementasi hukum serta dimensi demokrasi dan regulasi” papar Puguh.

Salah satu upaya menyebarluaskan informasi hukum kepada masyarakat yakni dengan melakukan pembinaan hukum berkelanjutan terhadap komunitas pemerhati budaya hukum seperti kelompok kadarkum.

Terbentuknya kantung-kantung hukum yang merupakan komunitas pemerhati budaya hukum di tingkat desa binaan bertujuan agar masyarakat memiliki kemampuan untuk mengetahui, memahami, menyadari, dan mempergunakan hak-hak dasar mereka melalui lembaga- lembaga formal maupun informal sehingga dapat memperoleh manfaat yang optimal dan memperbaiki kualitas kehidupan sendiri. *(pewe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here