Pasca Banjir, Mahasiswa Unifa dan Komunitas Saymove Bangkitkan Senyum Jeneponto

0
27
views

Pasca Banjir, Mahasiswa Unifa dan Komunitas Saymove Bangkitkan Senyuman Manis, Jeneponto.

JENEPONTO, APAKABARKAMPUS.COM – Pasca banjir melanda beberapa daerah di Sulsel, salah satunya Kabupaten Jeneponto yang terbilang cukup parah, baik secara fisik maupun mental.

Pasalnya, di Jeneponto teramat banyak korban yang tertelan, baik korban berupa harta benda, sawah ladang, dagangan, dan juga korban jiwa.

Namun sangat bersyukur, karena pasca banjir ini, terhitung banyak sekali para relawan yang turut hadir untuk membantu saudara-saudara korban di Jeneponto.

Pada 5 Februari 2019, Mahasiswa Universitas Fajar (Unifa), Program Study Ilmu Komunikasi konsentrasi Publik Relation mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa mitigasi bencana dan pemberian bantuan kepada korban banjir.

Selain itu mahasiswa Unifa juga memberikan trauma healing terhadap anak-anak korban bencana banjir di Dusun Jombe Tengah, Jeneponto.

Program CSR ini bagian dari tugas akhir matakuliah Image dan Reputation. Di mana harapan dari kegiatan ini, mahasiswa dapat belajar membangun dan meningkatkan citra sebuah perusahaan yang selalu melakukan kegiatan baik bagi masyarakat, serta mengembangkan kerja sama dengan pemangku kepentingan, sebab dalam melaksanakan program CSR sebuah perusahaan tidak mampu mengerjakan sendiri.

Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel menjadi salah satu instansi pemerintah yang ikut kami gandeng dalam kegiatan ini. Hal ini didukung dengan pernyataan, Adi selaku seksi kesiapsiagaan

“Dalam penanganan bencana ada 4 fase; siaga darurat, tanggap darurat, transisi dan pemulihan. Nah untuk programnya adik-adik ini ada di fase transisi. Seperti trauma healing, dan lain lain,” ungkap Adi.

Lebih lanjut, Adi, mengajak mahasiswa dari Unifa ke posko penanggulangan bencana.

“Kalau mau adik bisa langsung ke posko-posko yang sudah ada di setiap dusun untuk melaksanakan program CSR-nya ini”. Ajak Adi kepada beberapa komunitas pemuda serta mahasiswa Ilmu Komunikasi konsentrasi Jurnalistik dan Broadcasting yang ada di lokasi pasca bencana.

Adapun tujuan dari program CSR ini menurut Riska, adalah untuk memberikan penyuluhan tentang mitigasi bencana dan trauma healing.

“Tujuan pertama kami membuat program CSR ini pastinya untuk membantu korban bencana yang ada di Jeneponto dan menghibur adik-adik yang terkena musibah, juga untuk memberikan informasi kepada masyarakat perihal mitigasi bencana,” ucap, Riska Wulandari, selaku ketua panitia.

Mitigasi bencana dan trauma healing menjadi kegiatan utama di Program CSR ini. Di mana target yang dituju adalah warga sekitaran Dusun Jombe Tengah, karena dusun ini merupakan tempat yang cukup parah terdampak banjir di Kabupaten Jeneponto.

Dari kegiatan ini, anak-anak desa diberi arahan serta diajak untuk bermain game bersama mahasiswa Unifa, dengan harapan mengurangi dampak trauma yang dialami akibat bencana banjir.

Mahasiswa Unifa juga memberikan bantuan berupa bahan makanan, yang diserahkan langsung kepada warga sekitar, di mana bahan logistik ini berasal dari sumbangan para donatur dan komunitas saymove. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here