Bachtiar Adnan Kusuma: Berdayakan Pikiran Anak Muda dari Masjid

0
19
views

Apakabarkampus.com — Membangun tradisi berpikir anak muda agar lebih fositif dan bertanggungjawab bermula dari masjid. Masjid adalah sentral sekaligus medium membangun tradisi berpikir yang sehat dan konstruktif. Salah satunya dengan memberikan ruang yang luas bagi anak-anak muda berkreatifitas dalam berbagai bidang. Demikian pokok-pokok pikiran yang disampaikan Ketua LPM Parangtambung, Bachtiar Adnan Kusuma, di depan peserta LDK Remaja Masjid Anny Mujahidah, Sabtu (7/7).

Menurut BAK, memberdayakan pikiran dan gagasan Anak-Anak muda bermula dari Masjid mestinya dibangun secara berkesinambungan. “Remaja Masjid saatnya menjadi Change Of Agent” papar Motivator dan Pembelajar Parenting didampingi Hasbi, Pembina Remaja Masjid Anny Mujahidah. Kuncinya, kata BAK, anak muda punya modal besar untuk meraih bintangnya setinggi langit. Pertama, anak-anak muda harus mampu membangun motivasi yang tinggi agar bisa menjadi anak muda yang sukses. Kecerdasan, bakat, faktor lingkungan dan keterampilan bisa menjadi pelecut bagi anak-anak muda bisa bersaing di era millenial. Ujungnya, kata BAK akan melahirkan kreativitas dan hanya anak-anak muda yang kreatif bisa menaklukkan persaingan hidup saat ini.

Karena itu, BAK berharap anak muda bergenre pemuda masjid seharusnya punya nilai lebih dari anak muda lainnya. Kuncinya, anak muda bergenre masjid harus menguasai ilmu pengetahuan dengan menjadikan membaca sebagai life style. “Anak muda yang berstatus anak muda masjid punya kelebihan, selain mengejar prestasi untuk dunia, mereka juga berlomba-lomba mengisi dirinya untuk bekal menuju akherat. “Pemuda Remaja masjid ukuran utamanya selalu gelisah kalau tidak bersujud di masjid,” kunci Ketua LPM Terbaik 1 Kota Makassar ini. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here