Olahan Ikan Laut, Jadi Proker Utama Mahasiswa KKN-PPM UNM

0
81
views

Apakabarkampus.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Negeri Makassar (UNM) gelar Seminar Program Kerja.

Kegiatan berlangsung di Baruga Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sabtu (13/7/2019) sore.

Seminar ini dihadiri oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pancana, Bintara Pembina Desa (Babinsa), dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memaparkan Program Kerja (Proker) mahasiswa selama menjalankan KKN-PPM di Desa Pancana selama 45 hari kedepan.

Selain Diversifikasi Olahan Ikan Laut yang menjadi Program Kerja (Proker) utama.

Ada juga beberapa Proker tambahan diantaranya adalah kerajinan kulit kerang, pengadaan peta desa, juga perbaikan taman desa, VCO (Virgin Coconut Oil), pelatihan dan pengadaan hidroponik, pelatihan bahasa asing dan juga pelatihan pembuatan bahan bakar (Bricket).

Adapula Seminar Kewirausaahan, Pembuatan Pupuk Kompos, Penyuluhan Bahan Narkoba, VOC (Pupuk Organik Cair), Konseling SMA/SMK, Semangat Menabung, Senam Pagi dan Pembersihan Pantai.

Kordinator Desa (Kordes) KKN-PPM UNM, Dedy Ibrahim Rauf, mengatakan bahwa proker utama pengolahan ikan bertujuan untuk meningkatan pendapatan masyarakat.

“Tujuan kami yakni peningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat. Menghasilkan protein dan serat dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan dan gizi,” jelasnya.

“Juga memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha bagi masyarakat,” sambungnya.

Dalam pelaksanaan proker, mahasiswa KKN-PPM UNM akan melakukan seminar dan pelatihan terkait dengan tema yang mereka ambil.

“Adapun bentuk program kerjanya itu kami akan mengadakan pelatihan dan seminar tentang cara pengolahan ikan laut yg tidak lepas dari judul yg kita ambil,” tambah mahasiswa jurusan manajemen ini.

Ia juga berharap masyarakat Desa Pancana dapat memberikan dukungan serta arahan kepada mahasiswa KKN-PPM selama menjalankan Proker tersebut.

“Semoga adanya kita sebagai mahasiswa KKN-PPM tidak menjadi beban bagi masyarakat ,” katanya. (*)

 

Editor:
Ma’arif Amiruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here