Mahasiswa KKN-PPM UNM Barru, Latih Masyarakat Cara Buat Nugget dan Bakso Ikan

0
31
views

Apakabarkampus.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UNM menggelar pelatihan pengolahan ikan di Baruga Colliq Pujie, Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Jumat (19/7/2019).

Pelatihan yang mengusung tema ‘Pemberdayaan Masyarakat Dalam Diversifikasi Olahan Ikan Laut di Desa Pancana Kabupaten Barru’ ini dihadiri oleh dosen pembimbing KKN-PPM Ernawati S Kaseng dan Ibu Rumah Tangga (IRT) setempat.

Dalam pelatihan pengolahan ikan tersebut, mahasiswa KKN-PPM dari Posko satu dan Posko enam dusun Pancana mempraktekkan cara mengolah nugget dan bakso ikan.

Ernawati S Kaseng, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelatihan pengolahan ikan ini diadakan untuk memberikan pemahaman dan nilai tambah terhadap hasil ikan agar dapat memunculkan jiwa kewirausahaan.

“Kita disini datang untuk memberikan pemahaman kepada ibu-ibu bahwa ikan yang ditangkap di laut itu tidak usah langsung dijual ke pasar tetapi bagaimana agar ikan itu dapat diolah menjadi berbagai jenis olahan makanan supaya ini berpeluang usaha juga,” jelasnya.

Salah seorang mahasiswa KKN-PPM Rabania, memaparkan keuntungan yang bisa diperoleh dari hasil mengolah ikan menjadi nugget ikan.

“Misalnya tadi kita mempraktekkan nugget ikan. Cuma 1 ikan itu saja bisa jadi 8 bungkus olahan nugget. Kemudian itu bisa dijual seharga 10 ribu rupiah untuk satu bungkusnya. Sementara kalau biayanya dihitung semua dengan bumbu-bumbunya itu 40 ribu dan itu bisa jadi 80 ribu,” kata wanita asal Bone ini.

Lebih lanjut, ia pun berharap semoga melalui pelatihan pengolahan ikan tersebut masyarakat dapat menjadikan pengalaman ini sebagai peluang usaha dan sehingga desa Pancana dapat dikenal dengan olahan ikan lautnya.

“Semoga masyarakat bisa menerapkan resep yang sudah kita praktekkan disini. Dan dijadikan sebagai peluang usaha, sebagai bentuk perkumpulannya kemudian dibuat olahan jadi nanti desa Pancana ini bisa dikenal dengan olahan ikan lautnya,” pungkasnya.(*)

 

 

Ririn

Editor:
Ma’arif Amiruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here