PKBM AR-RAHMAN JENEPONTO, BERANTAS BUTA AKSARA.

0
92
views

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau dikenal dengan sebutan PKBM Ar-Rahman yang berpusat di Dusun Borongtala Desa Pa’rasangang Beru Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan.

PKBM Ar-Rahman yang konsen dalam dunia pendidikan, memberantas buta aksara, kini melebarkan sayap demi memperluas wilayah jangkauan pemberantasan buta aksara dan menekan angka ketertinggalan pendidikan di masyarakat Jeneponto.

Pada Rabu (31/7), PKBM Ar-Rahman melakukan Sosialisasi dan Pembukaan Pembelajaran Pendidikan Non Formal Paket A, B, dan C, di Desa Bululoe Kecamatan Turatea, yang diresmikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Drs. Nur Alam, M.si.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Drs. Nur Alam, M.Si saat membawakan sambutan sekaligus meresmikan acara.

Dalam sambutannya, Nur Alam panjang lebar berbicara tentang dunia pendidikan, data ketertinggalan pendidikan masyarakat di Jeneponto, termasuk regulasi pendidikan ke depannya yang akan mewajibkan anak didik baru di Sekolah Dasar harus memiliki ijazah atau legalitas tamat dari PAUD.

Kadisdikbud pun menyampaikan apresiasinya sangat dalam kepada pihak PKBM Ar-Rahman yang sangat getol dalam perjuangan memberantas buta aksara dan ketertinggalan pendidikan di masyarakat.

“Kepada Ibu Nurhayati Hambali selaku ketua di PKBM Ar-Rahman, terimakasih banyak sekali sudah mau membantu dan menjadi perpanjangan tangan dari dinas pendidikan dalam hal memperjuangkan hak-hak pendidikan bagi masyarakat di Jeneponto,” ucap Nur Alam, Bululoe, Rabu (31/7).

Lebih lanjut, Kadisdikbud Jeneponto juga menyampaikan harapannya agar pemerintah desa setempat dapat memberi dukungan terhadap program PKBM Ar-Rahman kedepannya.

“Kepada pemerintah Desa Bululoe, saya berharap agar dapat bersinergi dan terus mendukung program-program dari PKBM-Ar-Rahman ke depan,” sambungnya.

Di samping itu, Nurhayati Hambali selaku ketua PKBM Ar-Rahman menyampaikan bahwa dengan timnya PKBM Ar-Rahman terus menerus melangkah maju untuk menuntaskan kesenjangan pendidikan pada masyarakat Jeneponto.

“Kami di PKBM Ar-Rahman, memang program kita terus melakukan peningkatan pemberantasan buta aksara dan menekan angka ketertinggalan pendidikan di masyarakat Jeneponto,” ujar Nurhayati Hambali, Bululoe, Rabu (31/7).

 

Nurhayati juga menyampaikan bahwa tidak boleh ada perbedaan antara mereka yang bersekolah formal dan masyarakat yang sempat tertinggal lalu mengambil langkah di pendidikan non formal.

“Jadi untuk masyarakat yang akan mengambil paket A, B, dan C di sini, tidak ada perbedaan lagi dengan mereka yang menempuh pendidikan secara formal. Itulah mengapa hadirnya pendidikan non formal ini salah satunya untuk kesetaraan pendidikan,” pungkasnya.

Prosesi penyerahan ATK oleh KABID PAUD dan DIKMAS Jeneponto kepada warga peserta didik non formal PKBM-AR RAHMAN.

Acara ditutup dengan pembagian ATK kepada seluruh peserta pendidikan non formal Paket A, B, dan C yang dilaksanakan di Sekolah SD Inpres 175 Palambuta.(*)

Adji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here