Tokoh Literasi Sulsel, Sesalkan Sweeping Buku di Makassar

0
115
views

Apakabarkampus.com — Tokoh penggerak Literasi Sulsel yang juga mantan Ketua Gerakan Pemasyararakan Minat Baca Sulsel, Bachtiar Adnan Kusuma, menyesalkan adanya pihak tertentu atau oknum yang melakukan sweping buku yang disinyalir buku-buku berfaham marxisme di kota Makassar. Pernyataan dan penyesalan Ketua Forum Peduli Pendidikan Sulsel ini disampaikan, Minggu( 4/8) di Perpustakaan Lorong Parangtambung Makassar.

Menurut Sekjend Asosiasi Penulis Profesional Indonesua Pusat pusat ini, sweping buku atau penarikan buku tertentu dari toko buku seharusnya dilakukan lembaga terkait oleh Kejaksaan dan Kepolisian atau Badan Buku jika saja buku tersebut mengandung racun faham kiri atau SARA. Untuk membuktikan apakah benar buku tersebut tidak layak baca, mestinya didahului kajian empiris, filosofis, sosiologis dan yuridis.

“Pembaca berhak melaporkan ke pranata hukum dan lembaga hukum berkewajiban melakukan tindakan hukum. Tak boleh atas nama pribadi atau lembaga tertentu yang tidak punya kompetensi melakukan penarikan buku dari pasar” kata BAK.

UU Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Sistem Perbukuan Nasional, jelas mengatur Pasal 63 Ayat 3 bahwa jika sebuah buku melanggar SARA atau berfaham kiri, maka lembaga terkait memberikan peringatan, memberi surat tertulis, atau mencabut izin usaha penerbitan buku yang bersangkutan.

Pertanyaanya, kata BAK, apa mereka sudah membaca bukunya dari halaman romawi sampai halaman penutup? Jangan sampai yang dibaca hanya cover depan dan sinopsis halaman belakangnya?

Karena itu, Ketua LPM Terbaik 1 Kota Makassar ini, menghimbau kepada semua pihak menahan diri melakukan tindakan sewenang-wenang dengan melakukan sweeping buku. Sebagai produk intelektual, buku harus dilindungi oleh semua pihak. Karena itu, mestinya pihak toko buku memberi perlindungan hukum atas buku-buku yang dijualnya.

“Bukan melakukan pembiaran atas oknum tertentu merazia buku-buku. Dan ini tragedi sekaligus peristiwa buruk dalam dunia perbukuan nasional di tengah menyambut kemerdekaan buku Indonesia 2019” kunci BAK. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here