Pustakawan Sulsel Harus Jadi Yang Terbaik, Tahun 2020 Hasan Akan Magangkan Staf di Perpustakaan Jepang

0
218
views

Apakabarkampus.com — Pustakawan Sulsel harus menjadi pustakawan terbaik di antara pustakawan yang ada. Oleh karena itu, mimpi saya Insya Allah tahun 2020 atas dorongan ketua Tim Penggerak PKK Sulsel ibu Ir, Hj. Liestiaty F. Nurdin, M. Fish, saya akan magangkan 3 sampai 5 orang staf saya di perpustakaan yang ada di Jepang.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel Moh. Hasan Sijaya, S.H., M.H, pada acara pembukaan Evaluasi Pasca Diklat Teknis Kepustakawanan yang dilaksanakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Perpustakaan Nasional RI bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, di Hotel Aryaduta Makassar, Jumat (13/9).

Untuk menjadi pustakawan yang baik, lanjut Hasan, seorang pustakawan harus selalu belajar meng-upgrade ilmunya, menguasai teknologi informasi dan yang terpenting harus bisa membuat tulisan karya ilmiah.

“Legitimasi seorang pustakawan ketika tulisannya ada, judulnya bagus, sistematis, singkat, jelas dan enak dibaca” jelas Hasan sembari menambahkan “Karya ilmiah menjadi suatu jaminan bagi kita, pembelajaran bagi kita, sehingga kita bisa terstruktur di dalam memahami segala macam, segala bentuk persoalan, di dalam memberikan penyampaian kepada semua orang berkait dengan inovasi yang ada”.
Menurutnya, pemahaman-pemahaman sederhana di masyarakat, kalau kita mampu membuat karya ilmiah dengan baik, kita punya knowledge, kita punya kemampuan terukur.

“Orang akan mengatakan oh iya, caraddeki tawwwa, pintar ki tawa. Apalagi kalau bisa membuat karya ilmiah dalam bahasa Asing, atau dalam bahasa daerah dengan tulisan lontara. Silahkan dibuat. Perlihatkan kemampuanmu dengan tulisan-tulisanmu yang ada,” ujar menyemangati para peserta.

Sementara itu, Kepala Pusdiklat Perpusnas RI yang diwakili Kasubag Program Evaluasi, Harjo, S.Sos, menjelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana aplikasi dan tindak lanjut penerapan ilmu yang telah diperoleh pasca diklat, khususnya dalam praktiknya di lapangan dan kontribusinya terhadap instansinya masing-masing.

Kegiatan evaluasi Pasca Diklat yang diikuti 30 orang pustakawan dari berbagai daerah di Sulsel yang telah mengikuti Diklat Penulisan Karya Ilmian Angkatan V tahun 2018 ini, dilaksanakan dalam bentuk pengisian kuesioner, diskusi dan evaluasi langsung dipandu oleh narasumber widyaiswara madya dari Perpusnas RI, Drs. Sudarto, M.Si. *(naz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here