Direktur PPs UNM Jadi Pemakalah di Forpimpas LPTKN se-Indonesia di Medan

0
20
views

Apakabarkampus.com — Kurikulum di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM) sejak masa kepemimpinan baru telah melakukan perubahan sesuai kemajuan dan kebutuhan masyarakat.

Demikian disampaikan Direktur PPs UNM, Prof.Dr.Hamsu Abdul Gani,M.Pd. di hadapan peserta Forum Pimpinan Pascasarjana (Forpimpas) LPTK Negeri se-Indonesia, Jumat (27/9) di Hotel Niagara Parapat Danau Toba Medan.

Forpimpas LPTKN se-Indonesia yang diselenggarakan PPs Universitas Negeri Medan mengusung tema “Sinergi Pascasarjana LPTKN untuk Meningkatkan Mutu Lulusan di Era Revolusi Industri 4.0.”

Mantan PR 3 dua periode ini menyebut pembaharuan itu dengan reformasi kurikulum. Bagi mahasiswa program magister, kuliah tatap muka hanya 2 semester. Bagi mahasiswa program doktor, kuliah tatap muka hanya 1 semester.

Bahkan, kata guru besar teknologi pembelajaran, mata kuliah Kewirausahaan sudah diwajibkan pada mahasiswa S-2 dan S-3 sehingga mendukung secara nyata visi dan misi UNM sebagai universitas berwawasan kewirausahaan.

Delegasi PPs UNM di Forpimpas LPTKN se-Indonesia sebanyak 18 orang, di antaranya Prof.Dr.Baso Jabu,M.Hum., Prof.Dr.Anshari,M.Hum., Prof.Dr.Ismail Tolla,M.Pd., Prof.Dr.Hamzah Upu,M.Ed., Prof.Dr.Djohar Amir,M.Hum., Dr.Muh.Thamrin Mappalahere,M.Pd., Dr.Nurulita Pertiwi,M.Si., dan Dr.Suardi,M.Pd.

Forpimpas LPTKN se-Indonesia diselenggarakan setiap tahun dengan lokasi bergilir. Tujuannya memperbaiki dan berbagi pengalaman pada semua aspek penyelenggaraan dan tata kelola Program Pascasarjana.

Selain pertemuan direktur dan wakil direktur, forum ini juga mempertemukan para ketua prodi untuk membahas aspek pengelolaan program studi sehingga terdapat kesamaan persepsi. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here