Kongres Mahasiswa Dan Pemuda Islam ke-2, Kali Ini di Palopo

0
87
views

Apakabarkampus.com – BKLDK (Badan Kordinasi Lembaga Dakwah Kampus) Kota Palopo mengadakan Kongres Mahasiswa dan Pemuda Islam (KMPI) yang kedua, bertempat di Merdeka Convention Hall (MCH) Kota Palopo, pada (20/10).

Kali ini tema kongres yang diusung adalah ‘Mengukuhkan Perjuangan Mahasiswa dan Pemuda Menuju Peradaban Islam’.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Adapun rangkaian acara kegiatan tersebut yakni, Pembukaan, pembacaan ayat suci al-Qur’an, orasi-orasi, talkshow, puisi, pembacaan do’a dan penutup.

Abdul Ghani selaku MC, membuka kegiatan tersebut dan dilanjutkan pembacaan ayat suci al-Qur’an oleh Ahmad Fahri serta sambutan Abdi Wahyudi selaku ketua panitia kegiatan tersebut.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Setelah acara pembukaan, kemudian menuju acara inti yakni orasi-orasi dan talkshow. Adapun yang menyampaikan orasi di antaranya, Muhammad Afriansyah selaku ketua LDK MPM Datuk sulaiman UNANDA, Waldi al-Munawwar ketua komunitas Majelis Intelektual Muslim UNCP, Ahmad Harun ketua LDK MPM Alauddin IAIN Palopo, Rusdyansah Sabir selaku ketua Gema Pembebasan Kota Palopo serta Ibrahim selaku ketua Gema Pembebasan Kota Makassar.

Syamsul Rijal selaku pemandu talkshow memulai acara talkshow dengan menghadirkan pembicara di hadapan peserta kongres. Wahyu Hidayatullah, S.Pd. Yang merupakan kordinator BKLDK Kota Palopo selaku pembicara pertama.

Dalam materinya Wahyudi menyampaikan terkait bagaimana gerakan harus bertindak.

“gerakan mahasiswa harus melihat permasalahan secara menyeluruh sehingga perubahan pun bisa menyentuh akar permasalahan,” ujarnya.

Wahyu juga menyampaikan, bahwa perubahan di negeri ini merupakan hasil perjuangan pemuda dan Mahasiswa. Tegasnya.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Selanjutnya Riyan Tasman Iranda, S.Kep. Ketua BKLDK Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat selaku pembicara kedua memaparkan integritas BKLDK.

“BKLDK merupakan gerakan mahasiswa yang melihat segala permasalah dengan menjadikan Islam sebagai solusi alternatif,” ungkapnya.

Riyan juga menuturkan kalau gerakan Mahasiswa harus menjadikan Islam sebagai landasan dalam berpikir dan bergerak.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Pembicara ketiga Didi Haryono, S.Si., M.Si. selaku Akademisi, dan Intelektual kota Palopo menjelaskan bagaimana Islam dapat menjadi rahmat yang universal.

“Penerapan ajaran Islam secara menyeluruh akan melahirkan kemaslahatan dan keadilan bagi negeri, menjadikan negeri menjadi negeri yang baldatun tayyibatun wa rabbun ghafur,” ungkap Didi.

Pembicara terakhir Muhammad Yunus S.T. selaku aktivis gerakan mahasiswa Sulselbar menjelaskan bahwa syariah Islam bisa diterapkan secara sempurna bila itu dengan Khilafah.

“Penerapan syariah islam secara menyeluruh di muka bumi ini hanya mampu diterapkan di sistem pemerintahan Islam yakni Khilafah Islamiyah,” jelasnya.

Yunus juga menyerukan gerakan Mahasiswa seharusnya menjadikan Islam sebagai mainstream perjuangaannya. Tutup Yunus.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Talkshow berlangsung interaktif dengan peserta kongres, disela acara talkshow yang diselingi dengan penampilan puisi oleh Zainun Qalbi.


⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Acara selanjutnya diambil alih oleh MC, kemudian panitia menyerahkan piagam penghargaan kepada masing-masing pembicara dan moderator. Berikutnya pembacaan do’a oleh Hamrullah, dan MC menutup kegiatan kongres.(*)

Adji

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here