Karutan Bantaeng Ajak Semua Jajaran untuk ‘Thinking Out Of The Box’

0
47
views

Apakabarkampus.com — Usai melaksanakan Kegiatan Upacara dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika yang ke-74 tahun 2019. Kepala Rutan Kelas II B Bantaeng, Muhammad Ishak, mengajak seluruh Jajarannya untuk mengikuti Briefing yang dilaksanakan pada hari ini, Rabu (30/10) bertempat di Aula Serbaguna Rutan Kelas II B Bantaeng.

Adapun hal yang disampaikan oleh Muhammad Ishak kepada seluruh jajarannya terkait tindak lanjut arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan terhadap hasil pertemuan dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly, dengan berfokus kepada kabinet “Indonesia Maju” 2019-2024 dan Unit Eselon I Kementerian Hukum dan HAM RI.

Usai mereview kembali arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan kepada seluruh jajarannya agar sebisa mungkin menggunakan istilah thinking out of the box dalam melaksanakan tugas.

“Sebagai bagian dari Keluarga Besar Kementerian Hukum dan HAM RI, pikiran kita tidak boleh hanya terpaku sebatas tembok di dalam Lapas/Rutan tempat kita bekerja saja. Sesuai dengan arahan Bapak Menteri, THINKING OUT OF THE BOX. Teruslah berinovasi dalam dunia kerja. Bangunlah Pola komunikasi yang baik. Dengan melakukan hal tersebut, kita sudah menjadi bagian dalam mendukung sasaran Kabinet “Indonesia Maju” 2019-2024”. Tekan Ishak.

Saat menjelaskan tentang Sasaran Kerja Direktur Jenderal Pemasyarakatan di poin ke 5 yaitu meningkatkan pengaasan terhadap peredaran Narkoba di lapas/rutan dan keterlibatan pegawai dalam peredaran narkoba, Ishak memberi beberapa Nasihat kepada seluruh jajarannya.

“Untuk saat ini saya percaya terhadap jajaran saya untuk tidak terlibat dengan narkoba. Namun saya berharap agar kita smeua lebih berhati-hati terlebih ketika dititipi sesuatu oleh pembesuk untuk dibawa masuk kedalam rutan. Jangan sampai ketidaktahuan kita menjadi salah satu hal yang dapat di manfaatkan oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab”.

“Mengenai Satker WBK dan WBBM, di tahun 2020 nanti semua satker dibawah Kementerian Hukum dan HAM RI sudah harus berpredikat WBK dan WBBM. Jikalau memang ada beberapa faktor pendukung yang belum mumpuni dalam mewujudkan kategori tersebut, sesuai arahan Sekjen, paling tidak ada rasa WBK dan WBBM dalam menjalankan tugas kita sehari-hari” Tambah Ishak.

Terakhir, Kepala Rutan Bantaeng ini juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran yang terlibat untuk meramaikan seluruh rangkaian acara Hari Dharma Karya Dhika.

“Saya mengucapkan banyak terim akasih kepada seluruh jajaran yang sudah menyukseskan berbagai rangkaian kegiatan Hari Dharma Karya Dhika. Dimulai dari Siaran Apel serentak oleh Menteri Hukum dan Ham RI, Pembersihan Rumah Ibadah, funbike, Donor Darah dan terakhir Upacara Peringatan yang baru saja selesai kita laksanakan. Terima Kasih”.

Kontributor : Rutan Bantaeng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here