Sambut Leprosy Day 2020, Komunitas AIM Beserta Lembaga Lainnya Gelar Kampanye ‘Stop Stigma dan Diskriminasi Kusta’

0
44
views

Apakabarkampus.com – Bertepatan dengan Hari Kusta Sedunia atau Leprosy Day yang ditetapkan pada minggu terakhir di bulan Januari. Aksi Indonesia Muda (AIM) bekerjasama dengan Dompet Dhuafa, permata (Perhimpunan Mandiri Kusta) dan PKPSS (Perhimpunan Kusta Persatuan Sulawesi Selatan) melakukan aksi di CFD Boulevard (26/1/2020).

Dengan mengusung tema ‘Stop Stigma dan Diskriminasi Kusta’, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kampanye untuk menghapus stigma bahwa kusta adalah penyakit keturunan dan dapat menular dengan mudah.

Yunus selaku anggota dari Dompet Dhuafa mengatakan bahwa melalui kegiatan ini, sekiranya dapat menghilangkan stigma negatif masyarakat mengenai kusta.

“Saya sangat mengapresiasi dan sangat senang karena teman-teman relawan bersama teman-teman AIM sangat antusias dengan aksi ini. Saya berharap masyarakat berhenti memberikan stigma pada penderita maupun mantan penderita kusta karena mereka juga berhak hidup layak dan mendapatkan akses kesehatan, pendidikan serta kesempatan kerja selaku warga negara,” kata Yunus.

Ulil Azmi, salah satu warga yang ikut Social Eksperimen mengungkapkan bahwa awalnya ragu bersalaman dengan penderita eks kusta, namun setelah melihat teman-teman AIM dan Dompet Dhuafa bersalaman dengan penderita eks kusta, dia juga akhirnya bersalaman dengan penderita eks kusta tersebut.

Selain kegiatan aksi dan social eksperimen di CFD Boulevard, peringatan hari kusta sedunia dilanjutkan dengan kegiatan talk show di Kompleks Jongaya. Talk show tersebut ditutup dengan pengundian doorprize.

Dwicky Wicaksana selaku presiden AIM menyampaikan bahwa pada kegiatan Hari Kusta tahun ini masyarakat eks kusta Dangko lebih antusias dibandingkan peringatan Hari Kusta tahun lalu. Hal tersebut dibuktikan dengan lebih banyaknya warga Dangko yang ikut berpartisipasi.

“Semoga kegiatan Hari Kusta Sedunia tahun depan AIM bisa berkolaborasi dengan lebih banyak komunitas yang ada di Makassar,” sambung Dwicky.(*)

Nur Fadillah Rusdi
Tim Media AIM

Editor:
Ma’arif Amiruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here