Birokrat Kampus Unismuh, Jangan PHP Mahasiswa!!!

0
65
views
Aliansi BEM Unismuh Makassar

apakabarkampus.com – MAKASSAR – Hidup Mahaiswa! Pada (8/06) lalu pukul 13.00 WITA, Aliansi Lembaga BEM FKIP Unismuh Makassar telah melakukan aksi dengan beberapa tuntutan, di antaranya keringanan BPP semester selanjutnya dan kelanjutan Uang Wisuda Mahasiswa yang diminta untuk dikembalikan.

Namun sampai saat ini belum ada tindakan jelas dari pihak Birokrat. Ini disampaikan oleh Alex Ketua BEM FKIP Unismuh Makassar kepada apakabarkampus.com via Whatsapp.

Dalam audiensinya, Alex bersama ketua BEM yang lain mengaku telah menyampaikan tuntutan para mahasiswa Unismuh kepada pihak birokrat kampus.

“Kami sudah sampaikan ke Pimpinan Unversitas Muhammadiyah Makassar, bahwa kami menunggu hasil paling lambat sampai 1 pekan, namun pada akhirnya hingga detik ini belum ada hasil sama sekali yang kami terima,” ujar Alex. Kamis (25/06).

Kami masih menunggu, kata Alex, dan ia pun mengeluhkan polemik ini, bahwa akankah Pimpinan sekarang ingin sibuk berdiskusi terkait tuntutan kami, ataukah mereka memilih menyibukkan diri dengan kesenangan pribadi saja?

“Kami khawatir, kampus ini tak bersinar lagi sebagaimana lambang Muhammadiyah yang menjadi ruh selama periode berjalannya kampus ini,” lanjut Alex.

Ketua Umum BEM FKIP Unismuh Makassar ini mengatakan, bahwa aliansi BEM Unismuh Makassar akan mengangkat megafon lagi di depan kampus jika tak ada keputusan secepatnya dari Birokrat.

“Kalau sampai dekat-dekat ini belum ada edaran akan hasil tuntutan kami, maka kami akan turun aksi lagi dengan jumlah massa yang lebih banyak dari sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Alex, bukan hanya FKIP saja yang membutuhkan kebijakan ini, tapi seluruh mahasiswa Unismuh Makassar, hari ini membutuhkan kebijakan yang pro dengan Mahasiswa.

“Jadi sekiranya pimpinan universitas, bisalah berbaik hati kali ini di tengah tekanan Covid-19 yang telah merambah dampaknya di berbagi sektor,” lanjut Alex.

Sekali lagi Alex menekankan, agar Pimpinan Universitas segera mengeluarkan tanggapan dari tuntutan kami dan bukan hanya sekadar janji-janji semata.

“Tolong, kami para mahasiswa jangan di-PHP,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here