IPS Community Akan Gelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah

0
19
views

Apakabarkampus.com — Islamic Public Speaking Community (IPS Community) akan menggelar pelatihan penyelenggaraan jenazah. Hal ini dikemukakan dalam silaturahim dan rapat internal di sekretariat IPS Community pada Minggu (30/8/20).

Pertemuan silaturahim dan rapat yang dilakukan ini sifatnya terbatas yang dihadiri oleh tim inti IPS Community. Tim inilah yang akan bertugas sebagai panitia dalam melaksanakan pelatihan penyelenggaraan jenazah yang akan melibatkan anggota, kolaborator, dan pengurus lainnya.

Pendiri sekaligus pembina IPS Community, Ustaz Dedi Gunawan Saputra mengungkapkan bahwa pelatihan penyelenggaraan jenazah ini sangatlah penting, khususnya pemuda Islam untuk bisa berperan di tengah-tengah masyarakat.

“Sudah saatnya pemuda Islam peduli untuk menyelenggarakan jenazah karena pemuda kita masih sulit yang mau terjun langsung dalam menyelenggarakan jenazah, tentunya dibutuhkan bekal seperti pelatihan ini yang dapat memberikan pencerahan proses penyelenggaraan jenazah. Hal ini sebagai bekal pemuda untuk bisa terlibat di masyarakat”, ungkap pria yang juga dikenal sebagai pemerhati pemuda.

Pelatihan penyelenggaraaan jenazah ini akan digelar pada bulan depan, yaitu bulan September 2020. Kegiatan ini rencananya berkolaborasi dengan Komunitas Pemuda Aktif Kontributif (KOMPAK). Sebagai komunitas pemuda, tentunya KOMPAK dinilai tepat untuk turut serta menjadi bagian dalam pelaksanaan pelatihan ini. Adapun lokasi pelatihan akan dilaksanakan di wilayah Gowa-Makassar dengan pemuda sebagai target pesertanya.

Kolaborasi IPS Community dan KOMPAK dengan kegiatan ini tentunya akan berdampak positif untuk masyarakat. Muhajir, salah satu anggota IPS Community juga menganggap kegiatan yang akan dilaksanakan ini sangatlah positif.

“Saya sangat tertarik dan termotivasi untuk bisa bergabung dalam komunitas ini, apalagi kita mendapatkan wawasan keagamaan, menambah ukhuwah islamiah, dan juga dapat berpartisipasi di khalayak yang artinya kegiatan ini positif”, ujar Muhajir yang juga salah satu mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here