UIT Raih Predikat PTS Outcome Terbaik Kedua di Sulsel

0
76
views

Apakabarkampus com — Universitas Indonesia Timur (UIT), meraih predikat Perguruan Tinggi Swasta yang memiliki Outcome, terbaik kedua di Sulawesi Selatan. Peringkat ini resmi diumumkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, dan mendapat apresiasi Kepala Lembaga Layanan Dikti (LLDIKTI) Wilayah IX, Prof. Jasruddin.

Prof. Jasruddin, melalui video singkatnya menjelaskan pencapaian UIT, serta apresiasinya kepada Rektor UIT, Dr. Andi Maryam, Senin 31 Agustus 2020. “Saya mengapresiasi kerja Ibu Rektor UIT, sekalipun pernah dilanda masalah, namun UIT berhasil memperbaiki,” ujarnya.

Prof. Jasruddin, melihat banyaknya dosen muda yang kreatif dan aktif meneliti, mempengaruhi perbaikan peringkat UIT, dari urutan 1.500 naik menempati peringkat 500. “Saya melihat ada inovasi yang terus dilakukan UIT, sekalipun saya harus ingatkan sejak bimbingan kemarin, untuk terus memperbaiki,” ujarnya.

Terpisah, Rektor UIT, Dr. Andi Maryam, mengungkapkan “Output berkenaan dengan dua aspek, yakni apa yang kita produksi/hasilkan, dan siapa orang yang menjadi sasaran kita. Sedangkan outcome lebih mencakup kepada hasil yang harus tercapai dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang dalam berbagai aspek, yakni pembelajaran, aksi dan kondisi yang diharapkan,” ujarnya.

Sejak Januari 2019, program inovasi UIT, memang menyasar kemitraan yang bertujuan membuka sekat bagi pengembangan dosen dan mahasiswa, terkait tujuan jangka pendek, pada aspek pembelajaran, yaitu terciptanya kualitas lulusan yang memiliki karakteristik, yakni kesadaran, pengetahuan, atitud, skill, opini, aspirasi dan motivasi, ujar Andi Maryam.

Melalui catatan program Wakil Rektor IV, bidang Kerjasama dan Inovasi, berdasarkan program kerja 2020, yang ditetapkan di Kabupaten Barru, UIT memiliki target 40 kerjasama institusi, baik pemerintah maupun swasta. Kerjasama juga dilakukan dengan sesama perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. “Hanya saja, masih banyak mitra yang terpengaruh dengan situasi lama UIT, sehingga dokumen kontrak kerjasama terpending,” ujar, Wakil Rektor IV UIT, Zulkarnain Hamson, S.Sos. M.Si. saat dimintai tanggapannya.

Baik Rektor, maupun WR IV UIT, menyebutkan bantuan, dukungan dan spirit dari kepala LLDIKTI Wil IX, memang sangat besar artinya bagi kebangkitan UIT. “Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (APTISI), Dr. Budi Djatmiko, juga sangat berperan penting bersama Prof. Jasruddin, dalam mengawal perbaikan UIT selama ini,” ujar Andi Maryam.

“Salah satu yang sangat menunjang kami, adalah kemauan keras para pimpinan program studi, dekan, dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), juga kehadiran Lembaga Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), mendorong peringkat UIT naik signifikan,” ujar Zulkarnain Hamson.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here