Bedah Pendidikan Makassar, Unibos Hadirkan Kadisdik Sulsel dan Aktivis FPP Sulsel

0
38
views

Apakabarkampus.com — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bosowa (Unibos) gelar webinar yang mengahadirkan Kepala Dinas (kadis) Sulawesi selatan (sulsel) Prof. Dr Muhammad Jufri, SPsi., M.Si. M.Psikologi
dan wakil calon Wakil Walikota Makassar Abd. Rahman Bando yang diwakili Bachtiar Adnan Kusuma, S.Sos.M.M. Ketua Forum Peduli Pendidikan Sulsel. kegiatan ini dilakasankan secara virtual via zoom, dan You Tube.

Dalam webinar ini mengusung tema “Potret Pendidikan Ideal Kota Makassar” yang turut dihadiri sekaligus membuka acara secara resmi Wakil Rektor (WR) II Unibos Dr. Mas’ud Muhammadiyah, M.Si, dekan FKIP Unibos Dr. Asdar, M.Pd, sivitas akademika FKIP Unibos, dan 200 peserta dari berbagai daerah yang turut berpartisipasi secara daring.

Berdasarkan indeks mutu pendidikan khususnya di Kota Makassar pernah menjadi salah satu contoh tujuan pendidikan namun melihat data terakhir ada beberapa persoalan di Kota Makassar ini yang menyebabkan pendidikan menurun dikarenakan turunnya kualitas SDM, sarana prasarana pendidikan dan efek dari pandemi Covid-19.

Dekan FKIP Dr. Asdar, M.Pd mengatakan tujuan dari kegiatan ini merupakan upaya agar pendidikan di Sulawesi Selatan khususnya Kota Makassar kedepannya semakin baik dan maju

“FKIP Unibos aktif untuk melakukan webinar hal tersebut merupakan upaya kami dalam meningkatkan mutu kualitas Pendidikan maka dari itu kami melaksanakan Webinar dengan tema potret pendidikan ideal kota Makassar dan alhamdulillah pada hari ini terlaksana, Kami terus berupaya agar pendidikan di Sulawesi Selatan khususnya Kota Makassar kedepannya semakin baik dan maju” ungkap Dekan FKIP Dr. Asdar

Selanjutnya Wakil Rektor II Unibos Dr. Mas’ud Muhammadiyah, M.Si mengatakan pendidikan merupakan salah satu investasi masa depan dan merupakan sarana yang sangat penting dalam menentukan arah masa depan suatu bangsa, saya berharap makassar dapat menjadi pusat Pendidikan di Makassar

“Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi bangsa karena Pendidikan merupakan sarana yang dapat menentukan masa depan bangsa khususnya Kota Makassar. Saya berharap Makassar dapat menjadi Episentrum Pendidikan, agar Sulawesi selatan khususnya kota makassar bangkit dan lebih baik lagi kedepannya” ungkap Wakil rektor II Dr. Masud Muhamadiah, M.Pd.

Sementara Bachtiar Adnan Kusuma, menilai pendidikan adalah sebuah ekosistem yang harus melibatkan tiga pilar untuk memajukan pendidikan di kota Makassar. Menurut tokoh literasi Sulsel ini, sesuai dengan amanah UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional yang tegas menyebutkan kalau pendidikan bermutu bisa dicapai kalau pemerintah pusat, pemerintah kota dan masyarakat bersama-sama terlibat meningkatkan mutu pendidikan kita. ” Peran masyarakat sebagai konsumen pendidikan mulai melemah sejak 2014-2019. Padahal menurut Tenaga Ahli Komisi E DPRD Sulsel 2018-2020 ini, pendidikan hanya bisa maju kalau ada percepatan keterlibatan masyarakat ikut mengambil peran di dalam sebuah pendidikan.” Wajah buram pendidikan tergantung siapa yang memimpin pendidikan, dan pendidikan selalu menjadi medium seksi untuk digiring ke politik praktis” kata BAK.

Karena itu, menurut BAK untuk mengembalikan kejayaan pendidikan di Makassar, dibutuhkan figur pemimpin yang mau menempatkan pendidikan sebagai lokomotif utama memajukan kota Makassar. Kita butuh figur pemimpin yang faham dan tahu tentang pendidikan, punya pengalaman, berani dan inovatif. Dan saya yakin dan percaya Figur ARB bisa dan mampu karena punya pengalaman sebagai Kadisdik Makassar,” kunci Sekjend Asosiasi Penulis Profesional Indonesia ini. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here