Angkatan 168 LPDP RI Gelar Webinar Digital Marketing

0
44
views
Pemateri Webinar Digital Marketing, Amanah Rakhim Syahida, Patrick Samoel Roeroe (moderator), Miftahudin Nur Ihsan, Musawwir Muhtar (dari kiri ke kanan).

Apakabarkampus.com — Sabtu, 30 January 2021, Komunitas Penerima Beasiswa Angkatan 168 LPDP RI dengan nama angkatan Nala Bumintara menggelar webinar dengan tema Digital Marketing sebagai upaya pemulihan ekonomi di kala pandemi. Program webinar ini merupakan kegiatan awal dari rangkaian Social Project yang akan dilaksanakan di dua lokasi yakni, Kota Makassar dan Kabupaten Bantul.

Program webinar digital marketing sebagai upaya menggugah dan menguatkan motivasi peserta untuk mengoptimalkan model pemasaran online, khususnya bagi Usaha Kecil dan Menengah. Topik ini relevan dengan target social project yang meliputi komunitas masyarakat pemulung dan pengolah sampah di Kelurahan Rappokalling, Makassar dan masyarakat pembatik di Kampung Batik Giriloyo, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta.

Pada webinar ini dihadiri 172 peserta yang memiliki berbagai macam latar belakang dan berasal dari berbagai lokasi diseluruh dunia, termasuk peserta latih yang nantinya akan berpartisipasi dalam rangkaian program social project.

Peserta webinar yang berasal dari peserta pelatihan di Kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta
Peserta webinar yang berasal dari peserta pelatihan di Kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta.
Peserta webinar yang berasal dari peserta pelatihan di Kota Makassar.

Adapun kegiatan webinar diisi dengan penyampaian materi oleh beberapa narasumber, yakni Musawwir Muhtar sebagai Chief Operating Officer (COO) Octopus Indonesia, Miftahudin Nur Ihsan, S. Pd. sebagai pemilik usaha CV. Smart Batik Indonesia, Amanah Rakhim Syahida, Dosen di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Beliau juga merupakan Chief Executive Officer (CEO) Nirwana Wedding Organizer yang bergerak di bisnis manajemen acara pernikahan.

“Di Octopus kami mencoba untuk meredefinisi value yang ada mengenai sampah dan peran pemulung melalui digital marketing. ‘Pemulung zaman now’ adalah konsep yang kami tekankan untuk menempatkan pemulung sebagai pelestari. Apabila dulu pemulung mengais sampah di TPA sekarang mereka bisa santai – santai di rumah sambil menunggu order pick up sampah.” Ungkap Musawwir Muhtar slake COO Octopus Indonesia.

Miftahudin Nur Ihsan, pengusaha batik di CV. Smart Batik Indonesia pun menyebutkan bahwa para pebisnis UMKM mesti melakukan transformasi dan inovasi agar mampu bertahan era pandemi. Batik produk Ihsan juga memiliki tantangan tersendiri lantaran banyak orang yang bekerja dari rumah sehingga fashion bukanlah kebutuhan utama saat ini. Namun, berbagai strategi ia jalankan agar dapat bertahan di masa pagebluk seperti menjalankan pemasaran di berbagai media online serta membuat motif-motif batik baru.

Pengembangan digital marketing memegang nilai penting dan mudah diaplikasikan dalam memecahkan permasalahan ekonomi masyarakat dan membuka potensi pasar terutama di saat pandemi. Hal ini dikonfirmasi oleh narasumber ketiga, Amanah Rakhim Syahida, Dosen di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang sekaligus CEO Nirwana Wedding Organizer yang menambahkan, “Bagaimana menciptakan inovasi baru dengan memanfaatkan digital marketing di kala pandemi ini? Bisa dimulai dengan membangun product knowledge yang kemudian dijadikan konten menarik di media sosial bagi pasar yang dibidik sebagai salah satu strategi digital marketing.”

Nala Bumintara merupakan komunitas yang terdiri dari penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Republik Indonesia Angkatan 168. Memiliki total 136 anggota, Nala Bumintara terdiri dari 61 mahasiswa dan 75 mahasiswa yangdi antaranya menempuh pendidikan dokter spesialis, magister, dan doktoral. Berasal dari 25 provinsi di seluruh Indonesia, anggotaNala Bumintara tersebar ke 9 negara tujuan studi, seperti Amerika Serikat, Inggris, Belanda, Australia, Perancis, Jerman, Jepang, United Kingdom, dan Indonesia. Dengan berpegang teguh kepada nilai – nilai integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan, dan kesempurnaan, Nala Bumintara memiliki visi Pijar Bakti Pertiwi yang sangat relevan dengan misi yang diemban para anggotanya, yakni untuk berkontribusi dalam mengatasi permasalahan dan memberikan solusi dari masalah yang terdapat di masyarakat.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here