Lembaga Debat Hukum Dan Konstitusi Universitas Hasanuddin Wakili Sul-Sel Dalam Kompetisi Peradilan Semu, Piala Ketua MK Tahun 2017

1
250
views

Apakabarkampus.com-Makassar Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Tarumanagara Jakarta menyelenggarakan kompetisi peradilan semu, Piala Mahkamah Konstitusi tahun 2017 (Constitutional Moot Court Competition) yang diselenggarakan pada tanggal 16-21 Oktober 2017.

Kompetisi ini merupakan tahun ke 4 diselenggarakannya CMCC MK.

Tahun ini diikuti oleh 45 Perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun hanya 12 Universitas terbaik yang dinyatakan lolos pada tahap eliminasi melalui seleksi berkas permohonan yang ketat.

12 Universitas tersebut diantaranya Universitas Trisakti, Universitas Negeri Semarang, Universitas Jendral Soedirman, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Udayana, Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatra Utara, Universitas Lampung, Universitas Indonesia, Universita Halu oleo dan Universitas Sumatra Utara.

Dari Provinsi Sulawesi Selatan sendiri diwakili oleh Universitas Hasanuddin yang mengirim Delegasinya sebanyak 5 orang (Muliana Mursalim, Andi Mattalatta, Nurul Fathier, Fathir Bakkarang, Ghina Rif’at Ananda) yang merupakan anggota dari Lembaga Debat Hukum dan Konstitusi Universitas Hasanuddin, satu Official Team dan satu orang Pendamping. Kegiatan ini dibuka secara Langsung oleh Bapak Dr.Anwar Usman S.H,M.H. selaku wakil ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.

Sebelum Kompetisi ini berlangsung, Para peserta yang menjadi delagasi dari 12 Universitas terpilih diberikan pelatihan dan sosialisasi terlebih dahulu mengenai peningkatan pemahaman hak konstitusional warga negara bagi mahasiswa fakultas hukum peserta kompetisi peradilan semu konstitusi yang dilaksankan selama 4 hari yakni pada hari Senin s.d Kamis, 16 s.d 19 Oktober 2017 di Gedung Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi. Jl Raya Puncak KM 83 Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Yang kemudian dilanjutkan dengan seminar nasional yang bertemakan “Problematika Penerapan Pasal 50 KUHAP Berkenaan dengan Hak Konstitusional Tersangka” dengan menghadirkan pembicara dari beberapa ahli dan beberapa pakar hukum Indonesia, diantaranya : Masmunah, S.H.,M.Hum (Koordinator pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum), Prof. Dr. Andi Hamzah, S.H. (Ahli Pidana), dan Prof. Eddie o. Hiariej (Guru Besar UGM).

Tujuan utama dari kegiatan ini bukan hanya semata-mata sebagai ajang kompetisi bagi para mahasiswa terbaik yang terpilih dari seluruh Indonesia, tetapi juga ajang untuk mencetak generasi muda yang paham akan nilai-nilai pancasila dan konstitusi serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dengan baik untuk masa depan Indonesia yang baik pula.

Penulis: Muliana Mursalim

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here