Membahas Tentang Syirik Bersama Ulama Asal Sudan

0
468
views

Apakabarkampus.com – Di tengah-tengah masyarakat kita, terkadang masih di jumpai praktek kesyirikan yang nyata-nyata keharamannya. Lebih mirisnya, ada yang bahkan tidak tau kalau dirinya berbuat syirik.

Dilansir dari Wikipedia.org, “syirik adalah itikad ataupun perbuatan yang menyamakan sesuatu selain ALLAH dan disandarkan pada ALLAH dalam hal rububiyyah dan uluhiyyah.”

Sederhananya, syirik adalah tindakan mempersekutukan, meyakini, mengimani adanya kekuatan lain selain dari ALLAH swt.

Melanjutkan pembahasan dalam kitab ‘Ad-Durus Al-Muhimmah Li ‘Ammatil Ummah‘ yang di bawakan oleh Syaikh Yusuf Abdul Mannan, pada rabu (15/11) malam, membahas mengenai kesyirikan.

“Pembagian syirik dari segi kadarnya ada 3, syirik akbar, kecil, dan samar.” Ujar Syaikh Yusuf yang diterjemahkan oleh penerjemah dari MIM (Markaz Imam Malik).

Beliau melanjutkan dengan memberi contoh tentang syirik akbar, salah satunya adalah berdoa kepada orang yang telah meninggal.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa, kita bisa saksikan fenomena di tengah masyarakat kita, masih ada yang melakukan praktek meminta doa kepada orang yang telah meninggal, dan tentunya haram dalam agama kita.

Kajian Rutin yang berlangsung di masjid Nurul Hikmah, jl. RSI Faisal 14 no. 14, Makassar ini dihadiri oleh puluhan jamaah dan santri Kuttab Imam Malik.

“Manusia itu terbatas, baik semasa hidup, terlebih lagi ketika telah mati. Maka bagaimana mungkin orang yang telah meninggal bisa mengabulkan doa kita?” Pungkasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here