Unhas Tuan Rumah Rapat Koordinasi LPPM PTN-BH se-Indonesia

0
18
views


Apakabarkampus – Universitas Hasanuddin melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi LPPM PTN-BH se-Indonesia. Kegiatan yang dirangkaikan dengan seleksi proposal Program Penelitian Kolaborasi Indonesia (PPKI) tahun 2020 berlangsung di Aula PKP, Gedung LPPM Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Jumat (28/02).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan kepada Unhas untuk menjadi tuan rumah pertemuan yang membahas pengembangan riset PTN-BH.

“Kegiatan ini kita harapkan bisa membantu menciptakan ekosistem yang mendukung penelitian dalam upaya memajukan perekonomian yang berefek langsung kepada masyarakat,” jelas Prof Dwia.

Lebih lanjut, Prof Dwia mengungkapkan melalui rapat koordinasi ini, diharapkan menghasilkan keputusan dalam rumusan kerja sama yang arahnya mengembangkan riset lebih baik untuk kesejahteraan dan menaikkan perekonomian masyarakat.

“Kami berharap penelitian bukan hanya berakhir pada artikel atau laporan. Penelitian seharusnya mempunyai efek kesejahteraan melalui pemanfaatan produk yang dihasilkan. Bagaimana setiap penelitian ini diharapkan mampu mendorong ekonomi, terutama UMKM, melalui pemanfaatan teknologi,” sambung Prof Dwia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua LPPM Unhas, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde, M.Si menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan membahas manajemen serta output riset dari setiap PTN-BH.

“Kesempatan ini kita gunakan untuk berdiskusi mengenai kualitas riset. Selain itu, nantinya kita juga akan sharing pengalaman di antara PTN-BH yang hadir tentang fokus riset yang dikembangkan. Melalui sharing ini, maka kita berusaha memperkecil resiko dari riset, sekaligus memikirkan langkah strategis dalam mengembangkan riset yang sudah ada agar berdampak langsung pada masyarakat,” jelas Prof Unde.

Lebih lanjut, Prof Unde menambahkan bahwa rapat koordinasi ini juga dimanfaatkan untuk mengumpulkan reviewer dari 11 PTN-BH. Hal ini dimaksudkan agar penilaian terhadap proposal PPKI bisa dinilai secara objektif dari setiap perwakilan reviewer.

Melalui rapat koordinator tersebut, para peneliti dari PTN-BH bisa mengemukakan permasalahan atau kesulitan yang sering dihadapi sekaligus memikirkan bersama upaya apa yang akan dilakukan dalam mengatasinya.

Sesuai jadwal, rencananya kegiatan ini akan berlangsung hingga esok hari. Untuk hari pertama, usai pembukaan kemudian dilanjutkan dengan presentasi proposal PPKI dan diskusi panel.(*)

Ishaq Rahman, AMIPR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here