DPK Sulsel Gelar Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi

0
119
views

Apakabarkampus.com — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan Kegiatan Lomba Perpustakaan Umum Terbaik Desa/ Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2020, yang di awali dengan penilaian administrasi/ instrumen, Selasa (9/6).

Penilaian yang berlangsung selama dua hari ini dilaksanakan oleh Tim Juri terdiri dari Hasni Jabir, S.Sos, M.AP Pustakawan Madya DPK Sulsel, Nurlaila Arief, S.H, S.IP Pustakawan Madya Unhas, Drs. H. AKhmad Muhlis Hindra, M.Si, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Prov. Sulsel.

Juri yang terlibat dalam kegiatan ini juga merupakan unsur yang terlibat dalam Tim Sinergi Provinsi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Sulawesi Selatan.

Lomba perpustakaan umum terbaik desa/kelurahan ini menurut Ketua Panitia H. Nazaruddin A. Sadda, S.Ag., M.Sos.I merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun olek DPK Sulsel.

“Perpustakasn desa/ kelurahan yang menjadi juara 1 dalam lomba tingkat provinsi ini, nantinya akan mewakili Sulsel di lomba perpustakaan terbaik desa/kelurahan tingkat nasional yang grand finalnya dijadwalkan akan berlangsung pada bulan september mendatang,” ujarnya.

Dijelaskan, tujuan dari pelaksanaan lomba ini antara lain, mengapresiasi daerah yang mampu mewujudkan perpustakaan umum desa/ kelurahan yang memenuhi standar nasional perpustakaan (SNP) secara taat azas, profesional, dan mampu memberikan pelayanan prima (kepuasan pemustaka). Memotivasi peningkatan kinerja perpustakaan umum desa/kelurahan dalam melayani dan memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat pedesaan.

Di samping itu untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengembangkan dan memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat belajar mandiri masyarakat dalam meningkatkan keterampilan (life skill), wawasan dan inovasi dalam kegidupannya.

Koordinator Pustakawan Sulsel Syamsul Arif, S.Sos, M.A menjelaskan pelaksanaan lomba tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid- 19. Karena itu, penilaian lomba dilaksanakan tanpa kunjungan secara langsung, tetapi akan dilaksanakan secara daring/virtual dan sistem taping/rekam video.

Akibat situasi pandemi Covid-19, kegiatan lomba perpustakaan umum terbaik desa/kelurahan tahun ini hanya diikuti 12 perpustakaan desa dari beberapa kabupaten di Sulsel.

Terkait dengan lomba yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 ini, menurut Kepala Seksi Pembinaan Perpustakaan DPK Sulsel Nilma, S.Sos., M.M, maka salah satu aspek yang menjadi penilain dalam lomba ini adalah kreativitas dan inovasi serta intensitas kegiatan yang dilakukan perpustakaan desa/kelurahan dalam melayani pemustaka di tengah pandemi Covid-19 ini. *(naz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here