Perpustakaan Nirwana Desa Bangun Jaya, Luwu Timur Optimis Raih Juara I Lomba Tingkat Nasional

0
96
views

Apakabarkampus.com — Dewan Juri Nasional Lomba Perpustakaan Umum Terbaik Desa/Kelurahan terdiri tujuh orang dipimpin T. Syamsul Bahri melakukan penilaian lapangan terhadap Perpustakaan Nirwana, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur yang mewakili Sulawesi Selatan dalam Lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Nasional secara daring melaui aplikasi zoom, Rabu (23/09/2020).

Kegiatan penilaian yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Bangun Jaya yang berdampingan dengan Perpustakaan Nirwana ini, turut dihadiri dan disaksikan oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Sekretaris Daerah, Bahri Suli, Kepala dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel yang diwakili Koordinator Pustakawan Sulawesi Selatan Syamsul Arif, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur Satri, Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur Labesse, Asisten III Askar, yang mewakili Kadis Kominfo, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kadis Pertanian, Kadis Koperindag, Kadis Lingkungan Hidup, Camat Tomoni Umar Hasan Dalle dan Ketua TP PKK Kecamatan Tomoni Asriani Safitrah, Kepala Desa Bangun Jaya Sunarsono, dan pengelola perpustakaan Desa Nirwana.

Bupati Luwu Timur dalam sambutannya mengatakan dalam rangka memajukan SDM unggul, maka salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan sumber informasi, ilmu pengetahuan, pendidikan dan rekreasi kepada seluruh masyarakat. Itulah tujuan dari pembentukan perpustakaan desa.

Perpustakaan desa bukan hanya tempat membaca, tetapi dengan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, perpustakaan juga dapat mendorong kesejahteraan masyarakat. Perpustakaan berbasis inklusi sosial dimaknai bahwa perpustakaan tersebut bisa memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya.

Sebagai upaya memotivasi perpustakaan desa untuk melakukan pengembangan perpustakaan, salah satunya dengan lomba perpustakaan seperti yang tengah dilaksanakan pada hari ini, meskipun dilaksanakan di tengah masa pandemi seperti saat ini.

“Dan ini merupakan tantangan bagi perpustakaan desa untuk melakukan pengembangan perpustakaan. Dibutuhkan inovasi-inovasi yang dapat memaksimalkan layanan perpustakaan kepada masyarakat. Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan lomba seperti ini, memacu Perpustakaan Nirwana Desa bangun Jaya ini untuk melakukan perbaikan dalam hal administrasi, program dan kegiatan yang dapat meningkatkan minat baca masyarakat,” imbuhnya.

Menurutnya, Perpustakaan Nirwana Desa Bangun Jaya ini, adalah perpustakaan desa ketiga di Kabupaten Luwu Timur, yang masuk dalam penilaian lomba perpustakaan desa tingkat nasional, setelah Perpustakaan Desa Sorowako juara III Nasional tahun 2013 , Perpustakaan Desa Puncak Indah Malili Juara VI tahun 2019, dan kita berharap tahun 2020 ini Perpustakaan Desa Nirwana dapat meraih Juara I Tingkat Nasional.

Harapan yang sama juga disampaikan Kepala Desa Bangun Jaya, Sunarsono, yang tampil menyampaikan pengantar pada pelaksanaan penilaian tersebut. Menurutnya, Desa Bangun Jaya berdiri pada tahun 1998, diberi nama Bangun Jaya, bangun berarti bangkit dan jaya adalah sukses. Jadi Bangun Jaya berarti bangkit mengejar kesuksesan dengan motto kerja sama untuk membangun desa dan tidak mengharap pujian dari orang lain.

“Hal ini kami buktikan, beberapa kali desa kami telah mewakili Sulawesi Selatan dalam berbagai Lomba Tingkat Nasional diantaranya Lomba Posyandu Tingkat Nasional, Lomba Gotong Royong LKMD Tingkat Nasional, Lomba Desa Terpadu Tingkat Nasional, dan saat ini mengikuti Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Nasional, dan kami berharap Perpustakaan Desa Bangun Jaya ini bisa menjuarai tingkat nasional, “ujar Sunarsono sembari bertekad akan terus mengembangkan perpustakaan ini sehingga betul-betul memberi manfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraannya , tahun depan gedungnya akan dibangun dan dibuat 2 lantai.

Sementara itu Kepala Perpustakaan Nirwana Suyati, yang tampil menyampaikan pemaparan tentang keberadaan perpustakaan desa, kegiatan-kegiatannya, kerja sama dan pelibatan masyarakat serta inovasi-inovasi yang dilakukan selama ini, menjelaskan bahwa ini berdiri tahun 2003 dan diberi nama Perpustakaan Nirwana. Nirwana dalam Bahasa Sangsekerta berarti Surga sehingga diharapkan Perpustakaan Nirwana Desa Bangun Jaya, Luwu Timur ini bisa menjadi “Surga” tempat yang nyaman dan tenang untuk mencari Ilmu.

Pada kesempatan itu, Suyati juga menyampaikan beberapa dampak yang telah dirasakan oleh masyarakat dengan hadirnya perpustakaan ini, dan beberapa prestasi yang diraih Perpustakaan Nirwana, termasuk satu-satunya Perpustakaan di Kabupaten Luwu Timur yang sudah terakreditasi adalah Perpustakaan Nirwana dengan Akreditasi B. Oleh karenanya ia berharap perpustakaan ini bisa lebih maju dan berkembang lagi di masa yang akan datang, dan harapan terakhir bisa menjadi yang terbaik dalam Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Nasional. * (naz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here