Angkatan 168 LPDP RI Gelar Pembukaan Social Project di Makassar

0
34
views
Pembukaan Social Project skala regional yang dihadiri Pak Camat Tallo dan bertempat di Kantor Kecamatan Tallo, Makassar.

Apakabarkampus.com – Makassar, 6 Februari 2021 – Social Project Angkatan 168 (Nala Bumintara) LPDP RI secara resmi diluncurkan dalam skala regional di Makassar. Penyelenggaraan acara ini merupakan lanjutan dari dari launching skala nasional Social Project yang dilaksanakan pada akhir Januari 2021 lalu [1].

Program ini merupakan wujud komitmen dari serangkaian program social project yang dirancang oleh anggota Komunitas Penerima Beasiswa Angkatan 168 LPDP Republik Indonesia, Nala Buminatara. Acara pembukaan yang dilaksanakan secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan kala pandemi dan juga daring ini dihadiri oleh 40 peserta pelatihan yang merupakan warga Kecamatan Tallo.

Kegiatan social project yang dilaksanakan di Makassar dikhususkan pada pemulihan ekonomi masyarakat melalui pelatihan – pelatihan yang diberikan kepada masyarakat yang berada di Kelurahan Rappokalling dan beberapa kelurahan lain di Kecamatan Tallo, Makassar.

Sebagai bagian dari sambutan, acara ini dibuka oleh Ketua Angkatan dari Komunitas Penerima Beasiswa Angkatan 168LPDP RI, M. Revaldi Akbar dan dilanjutkan oleh Ketua Panitia Social Project Nala Bumintara, Anita Rahma Yani. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Camat Tallo, Kota Makassar, Bapak A. Zainal Abidin Takko, S.E. Beliau menekankan bahwa, “Pelatihan pengolahan sampah merupakan hal yang penting di kala pandemi karena terjadi penurunan pendapatan ekonomi.” Kelurahan Rappokalling sendiri merupakan bagian dari Kecamatan Tallo. Dikutip dari data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Badan Pusat Statistik Makassar, Kecamatan Tallo merupakan salah satu dari 14 Kecamatan di Kota Makassar yang berbatasan di sebelah utara dengan Selat Makassar dan di sebelah barat dengan Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Ujung Tanah [2].

Dalam sumber BPS yang sama menunjukkan posisi Kelurahan Rappokalling sendiri menjadi salah satu kelurahan dengan jumlah kepadatan penduduk yang cukup tinggi dibandingkan dengan kelurahan – kelurahan lain yang ada di Kecamatan Tallo, yakni 15.030 penduduk pada tahun 2018.

“Peningkatan perekonomian masyarakat dan pengolahan limbah menjadi sesuatu yangbernilai menjadi dua poin penting dari program social project ini, tentunya kami mengapresiasi dan ini adalah bekal penting dikala pandemi,” ujar Camat Tallo. Acara dilanjutkan dengan pelatihan pengolahan plastik menjadi produk yang nantinya bisa dijual di kala pandemi ini. Antusiasme peserta pelatihan cukup tinggi dibuktikan dari keaktifan peserta untuk berinteraksi dengan pemandu pelatihan dari Forum Komunikasi Bank Sampah (FKBS), Kecamatan Tallo.

Aktivitas ekonomi Kecamatan Tallo yang juga tidak terlepas dari interaksi sosial antar 14 Keluruhan, 465 RT, dan 77 RW. Sudah menjadi sebuah fakta lama pada masyarakat sekitar bahwa di beberapa kelurahan juga acapkali disebut kampung pemulung atau pelestari limbah. Hingga saat ini tidak sedikit pula masyarakat yang masih bertahan dengan mata pencahariannya sebagai seorang pelestari.

Program pemulihan ekonomi warga Kelurahan Rappokalling sebagai bagian dari Kecamatan Tallo sendiri didasarkan pada fakta adanya penurunan harga penjualan sampah sebagai efek dari menurunnya mobilitas dan konsumsi masyarakat. Angkatan penerima beasiswa Angkatan 168 LPDP RI terdorong untuk memberikan pelatihan daur ulang sampah danpenjualan sampah pada masyarakat Kelurahan Rappokalling sebagai salah satu pemberdayaan keahlian untuk menjalankan alternatif peluang usaha lain yang lebih memiliki daya jual tinggi(*).

[1]. Nala Bumintara mengadakan webinar nasional pembuka social project yang bertemakan “Digital Marketing sebagai Upaya Pemulihan Ekonomi di Kala Pandemi” pada tanggal 30 Januari 2021 lalu.

[2]. Mengenai Laporan Kecamatan Tallo dalam Angka: Badan Pusat Statistika Kota Makassar Tahun 2019 dapat diakses di pranala: https://makassarkota.bps.go.id/publication/download.html?nrbvfeve=MTVjZTE3NmUyZTk5MDQ1OGIwMmVmN WU1&xzmn=aHR0cHM6Ly9tYWthc3NhcmtvdGEuYnBzLmdvLmlkL3B1YmxpY2F0aW9uLzIwMTkvMDkvMj YvMTVjZTE3NmUyZTk5MDQ1OGIwMmVmNWU1L2tlY2FtYXRhbi10YWxsby1kYWxhbS1hbmdrYS0yMDE 5Lmh0bWw%3D&twoadfnoarfeauf=MjAyMS0wMi0wNiAxNjo1OTowOA%3D%3D

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here